by

Vaksin Ketiga Nakes Dengan Moderna, Tergantung Pakta Integritas

AMBON,MRNews.com,- Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 suntikan dosis ketiga terhadap tenaga kesehatan (Nakes) dengan vaksin Moderna tergantung bukti penandatanganan pakta integritas yang harus dimasukkan fasilitas kesehata (Faskes) kepada dinas.

Pasalnya, untuk Faskes yang sudah memasukan Pakta Integritas yang intinya menyatakan kesediaan Nakes disuntik ketiga kalinya, bisa langsung jalani vaksinasi karena vaksin Moderna telah tersedia.

“Kita akan melakukan penyuntikan vaksin Modern dalam Minggu ini bagi Nakes yang Yang Faskes sudah memasukan bukti Pakta Integritas,” ungkap Pelupessy kepada wartawan di Ambon, Kamis (12/8).

Dikatakan Wendy, sampai saat ini belum ada Faskes yang memasukan bukti penandatanganan Pakta Integritas. Hal itu patut dimaklumi karena kesibukan ditengah penanganan Covid-19 dan vaksinasi.

“Sampai saat ini kita masih sementara menunggu untuk Faskes masukan pakta integritas. Sebab belum ada yang masukkan ke kita. Harapannya dalam pekan ini sudah ada begitu lah,” jelasnya.

Pakta integritas tentunya sambung Wendy, berisi daftar nama Nakes di Faskes yang tentunya akan melakukan vaksin Moderna tersebut.

“Semua yang terlampir didalam pakta integritas itu benar-benar adalah Nakes yang akan divaksin. Pakta Integritas diteken kepala Faskes itu sendiri. Intinya kita siap laksanakan vaksin Moderna dosis III kepada para Nakes,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 3.000 lebih Nakes akan lakukan vaksin moderna atau vaksin ketiga waktu dekat. Jumlah ini berasal dari data total mereka yang kemarin mengikuti vaksinasi diawal pelaksanaannya di Indonesia.

“Nakes itu sesuai jumlah yang sudah divaksin kemarin, itu sebagai dasar,” katanya.

Satu hal penting, lanjut belok besi. Fasilitas kesehatan (Faskes), baik Puskemas atau klinik, termasuk kantor kesehatan pelabuhan yang nakesnya melakukan vaksinasi harus menandatangani pakta integritas.

Hal tersebut tentu diterangkan didalam surat edaran (SE), HK.02.01/I/1919/2021 dari Kemeterian Kesehatan dan dirilis pada 25 Juli 2021 lalu.

“Karena itu harus benar benar nah khas yang vaksin. Sehingga saya sudah lakukan zoom dengan kepala kepala Puskesmas, untuk memastikan mereka memasukkan pakta integritas yang sudah ditandatangani, agar menjadi bukti bahwa yang di vaksin adalah nakes mereka,” jelas Pelupessy. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed