Usai Tinjau Pengungsi di Pulau Haruku, Monardo “Suntik” Dana 3,5M

AMBON,MRNews.com,- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo untuk kedua kalinya sejak gempa 6,5 SR 26 September 2019 kembali mengunjungi Maluku. Kali ini, Doni datang atas perintah ‎Presiden Jokowi untuk melihat dan evaluasi perkembangan penanangan darurat korban gempa bumi bersama kepala daerah dan BPBD setempat. Sekaligus meninjau pengungsi di Negeri Oma, Haruku, Rohomoni dan Kailolo kecamatan Pulau Haruku Kabupaten Maluku Tengah (Malteng).

Usai ke lokasi gempa dan pengungsian di Pulau Haruku, Desa Tulehu dan Suli, mantan Pangdam XVI/ Pattimura itu pun menyerahkan bantuan dana siap pakai untuk penanganan darurat gempa kepada tiga Kabupaten yaitu Maluku Tengah, Kota Ambon dan Seram Bagian Barat (SBB) masing-masing Rp 1 miliar. Sementara untuk Provinsi Maluku mendapat Rp 500 juta. Total 3,5 Miliar “disuntik” pemerintah pusat melalui BNPB ke Maluku. Sebelumnya waktu penyerahan bantuan tahap pertama senilai Rp 1 Miliar.

Monardo pada kesempatan penyerahan bantuan katakan, kunjungan yang dilakukan kedua kali ini adalah kewajiban pemerintah untuk memberikan pelayan terbaik kepada warga negaranya. Pelayanan dimaksud terkait kesehatan, pendidikan dan juga pangan. Dengan harapan agar semua bisa tertangani cepat dan tepat sasaran, maka dibutuhkan dukungan semua pihak termasuk tokoh agama dan masyarakat. Hal ini penting sebab bencana seperti gempa, banjir dan tanah longsor hampir terjadi di seluruh Indonesia.

“Sebelum datang, saya suda melakukan pertemuan dan pak Presiden memerintahkan saya kembali ke Maluku untuk pastikan bagaimana pemberian pelayanan ke masyarakat yang terdampak gempa. Diakui memang semua ini tidak bisa dikerjakan satu lembaga namun perlu dukungan semua pihak yaitu Pempus, Pemda dan juga semua kompoenen yang miliki kepedulian,” tukas mantan Sekjen Wantanas saat press confrence di posko PDB Maluku di Baileo Makorem 151/Binaiya.

Jendral bintang tiga itu pun mengajak semua elemen berkerja keras untuk meringankan beban sesama yang terdampak gempa. Karenanya, bagi yang belum tertangani dengan baik diharapkan melapor ke pejabat terkait. “Bila belum, tolong dilaporkan ke pejabat terkait. Kami pun menghimbau masyarakat tidak panik dan takut berlebihan. Kondisi ini memang membuat kita semua panik dan takut, karena itu manusiawi. Bohong kalau keadaan begini orang tidak takut tapi jangan berlebihan,” jelasnya

Sementara Bupati Malteng Abua Tuasikal menghimbau masyarakatnya sebelum bertindak alangkah baiknya berkoordinasi dengan instansi resmi yang mengetahui berbagai persoalan terkait bencana. Pemerintah pusat maupun daerah akan selalu ada dalam menangani bencana ini. “Tentang bantuan, pemerintah akan selalu hadir. Saat ini sementara didata terkait kebutuhan pangan, kesehatan juga pendidikan,” papar Abua.

Diketahui, saat tiba di Bandara Pattimura Ambon, Doni disambut Wakil Gubernur Maluku Barnabas Orno, Walikota Ambon Richard Louhenapessy, Kasdam XVI Pattimura Brigjen TNI Asep Setia Gunawan dan Plt Sekda Maluku Kasrul Selang. Kemudian rombongan ke Pulau Haruku melalui jalur laut melihat kondisi pasca gempa dan pengungsi. Dari sana, balik meninjau pengungsi di Kampus Universitas Darusallam Tulehu serta ke Rindam XVI/Pattimura Desa Suli. Kunjungan Doni ditutup dengan press confrence di posko PDB Maluku dan makan malam bersama pers. (MR-02)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *