Usai Studi, Pansus II, Pemkot & Mitra Rapat Bersama

AMBON,MRNews.com,- Pasca melakukan studi banding terkait rancangan peraturan daerah (Ranperda) di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat akhir pekan lalu, panitia khusus (Pansus) II DPRD Kota Ambon langsung bergerak dengan menggelar rapat bersama pemerintah kota (Pemkot) Ambon dan mitra kerja, terkait Ranperda perubahan peraturan daerah (Perda) tentang pembentukan perusahaan daerah air minum (PDAM) dan Ranperda perubahan atas Perda nomor 15 tahun 2012 tentang perubahan struktur dan tarif retribusi pelayanan Tera/Tera ulang, Senin (18/3/19) di ruang rapat paripurna DPRD Kota Ambon.

Ketua Pansus Ranperda pembentukan PDAM, Leonora Far-far mengatakan, rapat ini sebagai tindaklanjut dari studi banding yang dilakukan Pansus. Guna menyampaikan hasil studi tersebut dan sekaligus koordinasi serta sinkronisasi dari pemerintah kota dan mitra terkait yang penting guna memboboti Ranperda. Pasalnya, banyak hal yang didapat dalam studi banding dan harus dilakukan penyesuaian dengan kebutuhan di kota Ambon lewat Ranperda.

“Rapat biasa saja dengan bagian hukum dan PDAM. Bagian dari tindaklanjut pasca studi banding. Untuk koordinasi dan sinkronisasi hasil studi banding dengan kebutuhan kita di Kota Ambon, yang nantinya tertuang dalam Ranperda. Karena ada hal-hal berbeda yang kita dapati saat itu dan harus lakukan penyesuaian. Demikian pula Ranperda tentang Tera/tera ulang,” ujar politisi PDI Perjuangan itu usai rapat.

Selain itu, tambah Leonora, pihaknya juga akan melakukan uji publik dengan menghadirkan berbagai pihak yang berkepentingan dengan Ranperda ini, untuk mendapatkan masukan, saran dan informasi guna memboboti Ranperda tersebut agar lebih memperkuat PDAM jadi lebih baik kedepannya.

“Kita konseren dan marathon betul, karena DPRD mengejar target untuk akhir bulan ini atau paling lambat awal bulan depan Ranperda-ranperda yang dibahas pada Pansus sudah bisa ditetapkan dalam paripurna,” tukasnya. (MR-02)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *