by

Usai Simulasi & Sosialisasi, PKM di Ambon Berlaku Pekan Depan

-Kota Ambon-156 views

AMBON,MRNews.com,- Usai simulasi dan sosialisasi 3-5 hari, pembatasan kegiatan masyarakat (PKM) di Kota Ambon mulai berlaku efektif Minggu atau Senin pekan depan. Untuk menunjang itu, aparat TNI/Polri, Kejaksaan serta DPRD sudah setuju dan memberikan dukungan penuh.

Walikota Ambon Richard Louhenapessy mengaku, peraturan Walikota (Perwali) tentang PKM akan ditandatangani besok (hari ini-red). Empat sektor jadi fokus pembatasan, salah satunya kegiatan sektor usaha seperti pasar, selain pembatasan kegiatan pergerakan orang, fasilitas umum dan moda transportasi.

“Besok pagi (hari ini-red), kita mulai coba persiapan pelaksanaan penerapan protokol kesehatan pada wilayah pasar Mardika. Itu merupakan bagian dari proses PKM yang akan kita laksanakan,” tukas Walikota di Balaikota Ambon, Selasa (2/6/20).

PKM kata Walikota, sebagai tindaklanjut dari peraturan Gubernur Maluku nomor 15/2020 tentang pembatasan orang dan moda transportasi diwilayah provinsi. Peraturan itu berlaku diseluruh wilayah provinsi, dengan tiap kabupaten/kota menyikapi sesuai kondisinya.

Dimana Pemkot Ambon menyikapinya dengan menerbitkan Perwali tentang pembatasan kegiatan pergerakan orang, sektor usaha, fasilitas umum dan moda transportasi. Empat komponen itu yang dibatasi.

“Kita butuh waktu 3-5 hari sosialisasi, selanjutnya diterapkan. Alasan kita lakukan pembatasan karena 158 orang sudah terpapar dirawat dari 191 kasus. Dengan tingkat penyebaran di Ambon masuk R 1/5x 1orang, berarti kurang lebih 400 orang terjangkit,” jelasnya.

Suksesnya PKM tambah dia, utamanya dukungan dan partisipasi masyarakat secara maksimal. Sebab jika pemerintah buat apapun tanpa support masyarakat semua mubazir.

“Itu penting guna menekan penyebaran COVID-19. Intinya disiplin dan kurangi aktivitas diluar. Dari pengalaman beberapa kota, saya optimis kita bisa kendalikan penyebaran COVID-19,” tutupnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed