by

Untailawan-Rommer, Nahkoda Baru IPMW

-Maluku-286 views

AMBON,MRNews.com,- Ikatan pemuda dan mahasiswa Wakmyer (IPMW) Provinsi Maluku akhirnya memiliki nahkoda baru untuk periode 2020-2022 setelah fakum cukup lama yaitu Franklin Untailawan (Desa Babyotan) dan Stevanus Rommer (Desa Marsela) sebagai ketua umum dan sekretaris umum.

Keduanya terpilih dengan dukungan mayoritas dari 12 pemilik suara perwakilan tiap desa/kampung yang ada di Kecamatan Pulau Masela pada momentum Kongres Istimewa tahun 2020 di kediaman Keluarga Urlialy Jalan Petra Karang Panjang, Sabtu (3/10).

Untailawan dan Rommer pun kompak berterima kasih kepada perwakilan tiap desa/kampung yang sudah memberikan kepercayaan untuk menjadi ketua umum & sekretaris umum IPMW Maluku periode 2020-2022.

Keduanya pun berharap bersama pengurus yang akan disusun nantinya bersama anggota, dewan penasehat dan orang-orang tua Pulau Masela di Ambon khususnya dan Maluku pada umumnya bisa saling membantu membangun Pulau Masela melalui karya-karya terbaik yang bisa dikerjakan.

“Untuk itu, dukungan basudara samua tentu menjadi motor penggerak, semangat katong pung kerja kedepan. Dengan keterbatasan yang katong punya, mari sama-sama katong berjuang bukan hanya untuk katong saja tapi untuk generasi-generasi Pulau Masela dimasa yang akan datang,” kunci Untailawan, akademisi IAKN Ambon.

Sebelumnya, dewan penasehat IPMW Stevanus Tiwery menyatakan, menjadi tanggungjawab IPMW mengkonsolidasi semua mahasiswa dan pemuda Wakmyer dengan potensinya yang tersebar di Maluku bahkan Indonesia. Karena tak saja soal pemahaman organisasi, tapi memacu nalar kritis dan peningkatan pendidikan harus jadi hal utama di IPMW.

Selain itu, mantan kepala BPNB Maluku juga berharap IPMW jadi motor dan mendukung apa yang telah diperjuangkan Pemaskebar dan ikatan cendekiawan Maluku Barat Daya (MBD) terhadap perjuangan Blok Masela yang dimulai dengan penolakan Amdal Blok Masela oleh INPEX yang tidak memasukkan MBD sebagai daerah terdampak.

“IPMW harus tunjukkan sebagai organisasi ilmiah. Datangi tua adat, Kades, Latupati dan himpun data terhadap nama pulau Masela atau Marsela. Buat kajian dan pendalaman. Hari ini IPMW sudah bangun dari tidurnya. Ajak semua potensi pemuda dan mahasiswa yang tersebar di Maluku dan se-Indonesia bersama bangun IPMW dan Pulau Masela tercinta,” pungkas Tiwery. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed