by

Tutup Permanen Anang Karaoke, Pemkot Tunggu Hasil Pemeriksaan

-Kota Ambon-67 views

AMBON,MRNews.com,- Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon bakal menutup permanen Anang Karaoke. Namun, langkah itu tidak akan terjadi dalam waktu dekat ini karena masih menunggu hasil pemeriksaan yang sementara dilakukan oleh pihak Direktorat Resort Kriminal Khusus (Direkrimsus) Polda Maluku. Memang, Anang Karaoke telah dihentikan sementara operasionalnya dan dipasang police line dalam kepentingan proses hukum pasca tarian

“Kasus ini juga telah diproses oleh pihak kepolisian. Kita tunggu bagaimana dari pihak kepolisian. Kalau hasilnya itu dianggap Anang Karaoke bersalah dan sudah tidak bisa dilanjutkan lagi operasionalnya, kita mohon maaf tidak bisa dilanjutkan. Tapi kalau misalnya tidak bersalah dan bisa dilanjutkan maka kita akan proses lanjut untuk beroperasi lagi. Sudah tentu dengan catatan-catatan, kalau ditemukan lagi hal-hal tidak baik yang tidak sesuai peruntukan atau izin, pasti akan ditutup permanen. Sementara langkah yang sudah diambil itu,” ujar Sekretaris Kota Ambon, A.G.Latuheru kepada media ini di Balaikota Ambon, Jumat (4/1/19).

Bahwa memang, diakui Latuheru, Anang karaoke setelah Walikota, Kapolres, Dandim dan pimpinan SKPD lainnya turun kembali ke TKP Anang karaoke memang terbukti beberapa hari sebelumnya ada tarian erotis atau tidak layak ditonton, karena Anang karaoke masuk kategori karaoke keluarga. Sehingga apa yang dilakukan Anang karaoke bertentangan sebetulnya dengan izin yang diberikan pemerintah, dimana izin itu hanya untuk karaoke tapi juga karaoke keluarga.

Atas dasar itu, maka diakuinya Walikota Ambon memerintahkan kepala dinas Perindag untuk lakukan kajian. Manakala setelah dikaji memang melanggar aturan. Sehingga dengan surat Walikota Ambon dan tembusannya kepada beberapa pihak termasuk Kapolda selaku penanggungjawab operasional keamanan dan ketertiban di Maluku, maka Anang karaoke ditutup sementara operasionalnya sampai dengan batas waktu yang tidak ditentukan.

“Sebetulnya kalau menurut kita Anang karaoke sudah melanggar aturan. Izin yang kita berikan itu hanya untuk karaoke keluarga tapi yang terjadi memang sudah langgar ketentuan. Karena itu kita stop atau tutup sementara operasional Anang karaoke, sambil tunggu proses di Polda Maluku. Pemkot juga menunggu hasilnya bagaimana. Kalau hasilnya dia bersalah bisa saja kita membuka lagi dengan catatan-catatan atau juga kita tutup permanen kalau memang tidak memungkinkan lagi,” beber Latuheru.

Sementara ketika ditanya perihal informasi adanya karaoke keluarga yang menjual minuman keras (Miras) jenis bir, sopi dan lainnya, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ambon, Piet Leuwol mengaku, kalau ternyata baik karaoke keluarga atau karaoke umum ada aktivitas yang melanggar izin yang diberikan pemerintah sesuai hal tersebut diatas pasti ada sanksi.

“Terkait adanya informasi penjualan Miras dalam hal ini bir di lokasi karaoke yang disebut karaoke keluarga, hal itu bertentangan dengan aturan yah kita pasti beri sanksi. Saya tidak hafal persis di pasal berapa. Karena kalau ada informasi begini kita akan kaji dengan izinnya. Kalau memang itu melanggar aturan yah kita akan berikan sanksi. Kalau tidak dia bisa operasi saja,” lanjut Sekkot yang turut diamini Leuwol. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed