by

Tunny Menangi Ketum HIPMI Maluku Tagal “Belas Kasihan” Body Mailuhu

AMBON,MRNews.com,- Kontestasi Musyawarah Daerah (Musda) XI BPD HIPMI Maluku telah usai dengan terpilihnya Azis Tunny sebagai ketua umum tiga tahun kedepan, 2021-2024. Namun begitu, sekelumit cerita masih menghiasi momennya “para pengusaha” muda itu.

Sebab dari lapangan diketahui, terpilihnya Azis secara aklamasi, selain karena diduga ada “intervensi” penguasa Maluku sang Gubernur, tetapi juga tidak lepas dari “belas kasihan” Body Mailuhu, Caketum BPD HIPMI Maluku nomor 2 yang “dipaksa” mundur.

Padahal, Body mengantongi dukungan full 7 BPC sebagai voters utama Musda dan satu suara dari Sekretaris BPC SBT, yaitu BPC Bursel, Buru, Aru, Malra, Kota Tual, KKT dan MBD, sebagaimana yang disampaikannya di forum Musda sebelum mundur.

Sementara Azis hanya didukung 4 BPC yaitu SBB, Malteng, Kota Ambon dan SBT.

“Dengan kepala terangkat, saya dan tim (BPC pendukung-red) menyatakan dengan ini siap membangun Maluku, bukan karena ego pribadi,” tandas Body didepan forum yang langsung diberi standing applaus peserta Musda di Swissbell-Hotel, Senin (15/11).

Ditambahkan Body, pilihan itu diambil dengan alasan untuk membagi tugas. Dimana dirinya akan menjadi penyambung antara pemerintah daerah dan pusat untuk memasukkan investor. Sementara Azis akan fokus di daerah.

“Tidak ada intervensi. Tapi memang kedepan saya akan lebih fokus ke luar daerah, di Jakarta. Kalau saya kesana, berarti HIPMI akan terbengkalai. Mending diberi ke orang yang bisa kelola dan ada di daerah,” beber CEO Body’s Barbershop itu.

Mengenai dukungan BPC, ditambahkan Body, mereka sudah tahu sedari awal demikian faktanya, tapi tetap tetap jalan saja dan akhirnya bisa disimpulkan akan jadi penyambung antara daerah dan nasional.

Sementara, Ketua SC Musda yang juga pimpinan sidang, Jimmy Papilaya benarkan konsensus diantara Azis dan Body sudah terjadi sejak Minggu malam yang difasilitasi BPP HIPMI termasuk ditekennya surat pernyataan bermeterai oleh keduanya.

“Proses ini terjadi melalui BPP karena ada berbagai pertimbangan dan didasari moto bertanding untuk bersanding. Caketum Body berbesar hati bergabung dengan Azis, dalam distribusi peran. Tidak ada desakan mundur dan intervensi BPP,” sebutnya.

Mengenai adanya dukungan diluar BPP HIPMI yaitu Gubernur Maluku terhadap proses Musda, Papilaya enggan berspekulasi.

“Sebagai SC Musda, Beta tidak mau spekulasi soal itu yah,” singkatnya didampingi koordinator tim asistensi Musda BPP HIPMI Syarif Alatas.

Sedangkan Ketum BPD HIPMI terpilih, Azis Tunny mengaku, konsensus yang terjadi dan membuat Body urung niat, sebagai cara HIPMI menyelesaikan masalah secara musyawarah mufakat.

“Ini tradisi di HIPMI yang bukan saja terjadi di Maluku, tapi daerah lain juga demikian. Bukan juga baru pertama kali. Untuk selesaikan masalah agar tidak ada perpecahan,” jelasnya.

Terkait dukungan Gubernur Maluku dan siapapun itu, kata Azis, bagian dari dinamika pra Musda.

“Kalau ada dukungan, itu bagian dari pra Musda XI,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed