by

Triple R Berpeluang Sama Pimpin Golkar Maluku

-Politik-1,025 views

AMBON,MRNews.com,- Musyawarah Daerah (Musda) X DPD Golkar Provinsi Maluku bakal dihelat awal Maret mendatang. Lokasi Musda masih jadi perdebatan antara Kota Ambon dan Kota Bula-Seram Bagian Timur (SBT). Namun menyoal pengganti Said Assagaff dari kursi ketua Golkar Maluku, tiga nama digadang-gadang bakal bersaing kuat.

Tiga orang itu seluruh namanya berawalan R atau disapa triple R, dianggap memiliki peluang sama besarnya, karena memiliki plus minus sebagai kader beringin. Yakni Richard Louhenapessy (RL), Ketua DPD Golkar Kota Ambon sekaligus Walikota Ambon; Wakil Ketua DPRD Maluku Richard Rahakbauw (RR) serta Ramly Umasugi (RU) Bupati Kabupaten Buru dua periode.

Nama terakhir bahkan terlihat terus bermanuver ke DPP dan Ketua DPD II se-Maluku demi tujuan menjadi orang nomor satu di beringin Maluku. Sampai-sampai, panitia Musda Golkar Maluku sebagian besar diisi kolega serta orang dekat RU demi memuluskan jalannya. Sebut saja, Yusry Mahedar dan Gadis Nadia Umasugi yang tak lain adalah Sekretaris dan Bendahara panitia.

Kader Muda Golkar Maluku Yani Tuhumury menilai, ketiga nama itu mempunyai peluang dan kesempatan yang sama terpilih di Musda. Tinggal syarat dipenuhi dan tergantung pemilik hak suara.

Dari rekam jejak, RL sebagai politisi senior berkharisma cukup matang dengan segudang pengalaman dan prestasi, RR selaku tokoh muda potensial yang juga punya pengalaman dan prestasi. Salah satunya sukses menjadi ketua panitia Musda ke IX yang berhasil hantarkan Said Assagaff terpilih secara aklamasi sebagai ketua DPD Golkar Maluku.

Bahkan, kesuksesan RR juga terukur tatkala sebagai ketua tim pemenangan Richard Louhenapessy-Syarif Hadler pada Pilkada Kota Ambon 2017 lalu, serta menjadi peraih suara terbanyak Pileg 2019 di Kota Ambon. Untuk RU, bupati dua periode yang sukses pertahankan dominasi Golkar di Kabupaten Buru dan sampai saat ini hanya Buru satu-satunya lumbung Golkar di Maluku yang masih tersisa.

“Dari sisi kelayakan, ketiganya adalah kader-kader terbaik yang dimiliki Golkar Maluku hari ini. Ketiganya juga punya basis pendukung cukup signifikan. Kalau tiga kekuatan ini bersatu dan bisa saling berelaborasi maka akan menjadi energi besar bagi Golkar untuk merebut kemenangan demi kemenangan dimasa akan datang,” sebut Tuhumury di Ambon, Senin (24/2).

Baginya, isu akan terjadi aklamasi dalam Musda nantinya, merupakan hal wajar dan lazim dalam organisasi manapun, tidak bisa dihindari. Karena substansi pengambilan keputusan itu musyawarah untuk mufakat. Dimana voting pilihan alternatif. Terpenting, kader Golkar jangan terjebak dalam paradigma berpikir yang sempit dengan memandang Musda ajang perebutan kekuasaan semata.

“Jangan terjebak saling berdebat soal siapa lebih layak dan berpeluang pimpin Golkar Maluku yang hanya akan membuat kita terjebak dalam eksklusivisme dan subjektivitas berfikir. Harusnya momentum kita berefleksi dan evaluasi kritis serta komprehensif terhadap seluruh perjalanan partai Golkar di Maluku selama ini serta sarana konsolidasi berbasis rekonsiliasi,” tukasnya.

Terpisah, calon kuat Ketua Kosgoro 1957 Maluku Ely Toisuta berharap, lewat Musda Golkar X akan lahir pemimpin Golkar Maluku guna membawa kejayaan Golkar ditiap momentum politik. Tiga calon baik RL, RR dan RU itu kader terbaik Golkar saat ini juga kader lainnya. Ketiga berpeluang.

“Sikap Kosgoro Maluku akan ditentukan usai Musda Sabtu (29/2). Musda Kosgoro jadi pintu masuk Musda Golkar Maret nanti. Kami harap Musda Golkar bisa sukses dan muncul pemimpin yang terbaik dari sebelumnya,” tutup Ely, ketua DPRD kota Ambon. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed