by

Tradisi Pedang Pora Brimob Maluku Lepas Mantan Pangdam Pattimura

AMBON,MRNews.com,- Seperti biasanya, tradisi Pedang Pora selalu jadi ciri khas mewarnai acara khusus/istimewa yang ada dijajaran Polda Maluku. Kali ini, tradisi itu ditunjukan personil Sat Brimob Polda Maluku saat melepas kepergian Mayjen TNI Marga Taufiq, mantan Pangdam XVI/Pattimura yang mengakhiri tugasnya di Maluku.

Tradisi itu pun membuat haru Jenderal TNI bintang dua yang akan mengisi posisi baru di Mabes TNI-AD. Terlihat dari matanya yang berkaca-kaca seakan ingin mengeluarkan air mata sembari melambaikan tangan dan menyalami personil yang membuat pagar hidup. Sebab dilepas dengan cara istimewa dalam semangat sinergitas TNI/Polri di Mako Brimob Polda Maluku, Kamis (30/7).

Dimomen tersebut, Mayjen TNI Marga Taufiq bahkan tak menyangka akan dilepas dengan cara luar biasa ini oleh warga Polda Maluku di Korps Brimob setelah 1 tahun 7 bulan bertugas di Maluku.

Ini menunjukkan TNI-Polri menyatu dan solid, yang membedakan hanya baju tapi keduanya lahir dari rahim yang sama untuk mengamankan dan menjaga keutuhan NKRI.

“Maka jangan karena beda baju membuat kita terpisah. Tetap kedepankan persamaan dan persaudaraan. Ini sudah diakui Panglima TNI dan Kapolri saat berkunjung ke Maluku serta saat Rapim TNI/Polri keduanya menegaskan Pangdam Pattimura dan Kapolda Maluku menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia tentang solidnya sinergitas TNI/Polri,” ujar Taufiq.

Artinya jika TNI/Polri sudah bersama tidak ada hal yang sulit. Hal ini harus terus dipertahankan Polda Maluku bersama Pangdam Pattimura yang baru.

“Secara lahiriah mungkin kita berpisah tapi batiniah tetap kita satu, ini harus terus dipelihara. Kiranya suasana baik yang diberikan Polda Maluku kepada saya diteruskan kepada pengganti saya Mayjen TNI Agus Rahman,” demikian Taufiq.

Sementara Kapolda Maluku Irjen Pol Baharudin Djafar berharap Mayjen TNI Marga Taufiq bisa menjadi lebih baik lagi ditempat tugas baru.

“Semoga apa yang telah dijalankan selama ini dapat terus dipertahankan bersama Pangdam yang baru. Semoga kita dapat terus perlihatkan bahwa solidnya sinergitas TNI-POLRI di Maluku,” harap Jenderal Bahar.

Sebab sebagaimana pesan yang selalu digaungkan Presiden Jokowi jika TNI/Polri solid dan kuat, dirinya tidak akan takut dalam memimpin bangsa dan negara.

“Bukan hanya kita yang merasa terharu tetapi alam Maluku juga demikian dengan turunnya hujan disaat momen istimewa. Ini membuktikan kegiatan kita diberkahi Allah SWT,” tandasnya.

Bahar mengaku, turut bangga karena selama 1 tahun 7 bulan menjadi mitra dan menyatu dengan Mayjen TNI Marga Taufiq dalam tugas di Maluku.

“Kami saling terbuka, komunikasi, saling berbagi bagaimana menjalankan tugas di Maluku dan itu yang dilakukan. Sebab kami juga punya pengalaman orang tua masing-masing satu instansi di TNI dan berkawan cukup baik satunya perwira dan ASN,” demikian Bahar. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed