by

TPU Hunuth Masih Mampu, Rustam: Doakan, Meninggal Corona Berakhir

AMBON,MRNews.com,- Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) Kota Ambon, Rustam Simanjuntak mengaku, lahan Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Desa Hunuth Kecamatan Teluk Ambon sampai saat ini masih terbilang cukup makamkan jenazah warga kota yang meninggal karena Covid-19.

Bagi Rustam, tingginya angka kematian akibat Corona beberapa hari terakhir, tidak menjadi masalah mengenai ketersediaan lahan pemakaman yang dimiliki Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon.

“Tidak ada masalah, walau angka kematian di Kota Ambon beberapa waktu terakhir ini tinggi, tapi di TPU Hunuth masih sangat cukup,” ujar Rustam kepada awak media di Balaikota, Rabu (14/7).

Menurutnya, lahan TPU Hunuth yang luasnya 1,8 hektar itu kini digunakan juga sebagai tempat pemakaman jenazah pasien warga Kota Ambon yang meninggal karena positif Covid-19.

Disana, mampu makamkan 600 jenazah sesuai kapasitas. Namun Rustam berharap agar kematian warga kota Ambon tagal Corona tidak lagi terlalu banyak dan bisa berakhir diangka 116 jiwa.

“TPU Hunuth itu belum seluruhnya kita lakukan pematangan, jadi masih banyak tempat. Tapi kita berdoa semoga kedepan, angka kematian tidak terlalu banyak lah, berakhir sudah,” pinta Rustam.

Lebih lanjut, dikatakan, mengenai petugas pemakaman di Hunuth, pihaknya memakai dua shift yang anggotanya berasal dari petugas TPU Kebun Cengkeh dan Benteng.

“Satu shift delapan orang, jadi kalau hari ini petugas dari Kebun Cengkeh yang bekerja menangani pemakaman, besoknya itu sudah giliran dari Benteng, dia bergantian terus,” tutupnya.

Terkait berapa banyak jenazah yang sudah dimakamkan sejauh ini di TPU Hunuth, Rustam mengaku tidak ingat betul datanya.

Karena ada juga bukan warga kota Ambon yang meninggal Covid-19 tapi situasi dan kondisi sehingga terpaksa dimakamkan disana juga.

“Berapa jumlahnya saya lupa angka pasti. Tapi lahannya masih banyak, jadi tidak ada masalah soal itu. Baru terpakai belum sampai setengah hektar,” kuncinya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed