by

Tolak Lintasi Underpass, Supir AKDP Hatu Ngadu ke Dishub

AMBON,MRNews,- Sejumlah sopir angkutan kota dalam provinsi (AKDP) jurusan Hatu menolak untuk melintasi Underpass Sudirman hingga lewati jalur Batumerah bawah ke terminal sebagaimana yang ditetapkan Dishub Maluku.

Tagal itu, mereka pun protes dengan mendatangi kantor dinas perhubungan (Dishub) Kota Ambon untuk meminta difasilitasi perubahan jalur.

Koordinator Supir AKDP Hatu Jefri Kastanya mengaku, kebijakan melewati jalur Underpass untuk AKDP berdampak pada pendapatan sehari-hari yang menurun. Sehingga dimintakan agar jalurnya dirubah dan dipindahkan melintas jalan Jenderal Sudirman Tantui atas.

“Kebijakan itu apalagi dimasa Pandemic Covid-19 ini sangat mencekik sebab pendapatan menurun. Kami juga berharap agar tarif penumpang dinaikan, berdasarkan tarif Provinsi sebesar Rp 10000, dari sebelumnya hanya Rp 7000,” ujarnya saat menemui Kadishub Ambon di ruang kerjanya, Selasa (24/11).

Selain itu, para supir juga melaporkan perbuatan tidak terpuji yang dilakukan anggota Dishub Ambon di posko Dishub, Jalan Jenderal Sudirman Tantui atas yang diduga minum minuman keras.

“Bagaimana tidak, diduga personil Dishub selalu konsumsi minuman keras di Posko tersebut. Buktinya ada Pak Kadis. Ada video dan rekamannya,” sebutnya.

Menjawab kegelisahan para supir, Kadishub Kota Ambon Robby Sapullete mengatakan, jika memang betul anak buah diwaktu jam kerja minum minuman keras di Posko Jalan Sudirman, maka akan diberikan tindakan.

“Kalau memang betul, kita akan tertibkan. Kita akan tetap tindak,” tegas Robby.

Pihaknya kata Robby, sudah melakukan koordinasi dengan Dishub Maluku untuk membangun posko di Tantui atas. Sehingga, tidak ada AKDP yang melintasi jalan Jenderal Sudirman.

“Kita sekarang sudah pasang pos di Tantui atas. Kembalikan Hattu untuk masuk pada jalur trayek yang telah dikeluarkan Pak Gubernur yaitu melewati jalan bawah Batu Merah,” tandas dia.

Alasan AKDP Hatu melewati jalur underpass Batu Merah, karena menghindari kecemburuan antara supir angkot.

“Mereka (Supir AKDP Hatu) keberatan ketika ada petugas yang jaga disana. Sehingga mereka protes. Inikan masalahnya cuman satu, terlalu banyak kendaraan yang ada disana,” sebutnya.

Pihaknya juga telah melakukan tindakan keras bagi Angkutan Kota (Angkot) yang sengaja melewati jalur underpass tepatnya di Batu Merah bawah. Karena memang Angkot bukan jalur di Jalan Hasanuddin.

“Supaya itu, ada aspek keadilan disitu. Jadi pos tetap kita pasang, rambu kita pasang. Kalau rambu sudah kita pasang kami akan copot posko,” kuncinya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed