by

Tindak Kejahatan di Maluku Selama 2020 Turun 17 Persen

AMBON,MRNews.com,- Seluruh jenis atau tindak kejahatan sepanjang tahun 2020 di jajaran wilayah hukum (Wilkum) Polda Maluku dan Polres secara umum alami penurunan sebesar 17 persen bila dibandingkan dengan tahun 2019.

Kapolda Maluku Irjen Pol Refdi Andri katakan, turunnya angka kasus tindak kejatan terlihat dari persentase pada tahun 2019, tindak pidana kriminalitas terjadi sebanyak 4150 kasus sedangkan pada 2020 sebanyak 3.437 kasus.

“Dari total kasus tersebut, yang bisa terselesaikan pada 2019 sebanyak 2.313 kasus atau dengan persentase 56 persen dan ditahun 2020 sebanyak 1.561 kasus atau 45 persen,” jelas Kapolda kepada awak media di Mapolda Maluku beberapa waktu lalu.

Khusus ditahun 2020, diakuinya, ada 3.244 kasus kejahatan konvensional. Yang terbanyak terjadi adalah kasus penganiayaan 824 kasus (turun 47 kasus), pencurian 479 kasus (turun 234 kasus), kekerasan bersama 339 kasus (turun 47 kasus).

Kemudian perlindungan anak 233 kasus (turun 49 kasus), KDRT 137 kasus (turun 15 kasus), Sedangkan persetubuhan anak dibawah umur 87 kasus (turun 18 kasus).

Selanjutnya kejahatan trans nasional 181 kasus, kejahatan rugikan kekayaan negara terdapat 5 kasus dan kejahatan implikasi kontijensi ada 7 kasus yaitu kasus MAKAR.

“Untuk upaya pemberantasan narkoba tahun 2020 oleh kepolisian meningkat 101 persen atau 143 kasus. Sedangkan kejahatan Cyber menurun 70 persen atau terdapat 38 kasus setelah dilakukannya penindakan terhadap dua (2) orang pelaku penyebar berita hoax pasien Covid-19,” bebernya.

Sedangkan terhadap penanganan kasus korupsi diakui mantan Kakorlantas Polri, menurun 81 persen (1 kasus; SAI 2 kasus) disebabkan prioritas pada percepatan penanganan COVID-19. Untuk kejahatan Illegal Mining yang terjadi diperairan Maluku alami penurunan 85 persen atau 4 kasus. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed