Tiga Pilar Kamtibmas Harus Buktikan Siap Sukseskan Pemilu

AMBON,MRNews.com,- Tiga pilar keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), pemerintah, TNI dan Polri diajak bersama untuk membuktikan bahwa telah siap melaksanakan pesta demokrasi pemilihan umum (Pemilu) serentak Presiden-Wakil Presiden dan legislatif pada 17 April nanti. Karena itu, apel siaga tiga pilar untuk memastikan sekaligus jadi tanda kesiapan menyambut dan sukseskan event politik lima tahunan itu.

“Saya selaku kepala daerah mengajak kita bersama, jangan mundur selangkah pun membuktikan bahwa kita telah siap melaksanakan pesta demokrasi tanggal 17 yang akan datang. Atas inisiasi pemerintah kota (Pemkot), Polres Pulau Ambon dan Pp Lease dan Kodim 1504/Ambon serta semua instansi terkait melaksanakan apel tiga pilar sebagai tanda kesiapan kita menyambut dan melaksanakan pesta demokrasi itu,” tandas Walikota Ambon, Richard Louhenapessy saat memimpin apel siaga tiga pilar di depan gong perdamaian dunia, Senin (15/4/19).

Guna tercapainya tujuan itu, kata dia, TNI/Polri akan bertugas penuh memberikan jaminan keamanan kepada penyelenggaraan untuk pelaksanaan Pemilu serentak. Oleh karenanya, kalau ada ada yang ingin mengganggu Kamtibmas saat Pemilu tentu akan berhadapan dengan TNI/Polri yang menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sementara Satpol PP akan terus melaksanakan tugasnya dalam pengamanan lingungan dan kota ini.

Sedangkan untuk Ketua RT/RW diharapkan sungguh berperan aktif dan menggerakan masyarakat sehingga betul-betul bisa mencapai upaya kerja yang cukup tinggi dan menjadi contoh. Adapun Limnas diharapkan sungguh dapat membantu TNI/Polri mengawasi seluruh proses pengamanan di tiap-tiap TPS. Demikian pula seluruh raja dan kepala desa diharapkan menggerakan masyarakat datang pada waktunya ke TPS memberikan suara-suara dan memilih calon-calon pemimpin mereka.

“Jangan membiarkan rakyat tidak menggunakan hak pilih mereka dalam menggunakan Pemilu, bukan saja hak politik tetapi ini juga implementasi dari iman kita kepada Allah SWT, sebagai rasa kecintaan dan ketahanan kita. Saya menghimbau walaupun saudara punya hak pilih, bertindak secara matang dan dewasa, netral untuk menjadi contoh,” tukasnya.

Persiapan Pemilu yang akan datang dirinya percaya sungguh belajar dari pengalaman pesta-pesta demokrasi yang dilaksanakan maka kota ini bisa menjadi contoh penyelenggaraan bagi daerah lain baik di Maluku maupun Indonesia. “Sebelumnya boleh kita dengar, kita boleh beda pendapat tapi fakta membuktikan selesai pencoblosan seluruh rakyat kota Ambon mendukung dan menjamu hasil pemilihan itu tanpa ada ekses apapun juga,” akuinya.

Sementara Wakapolres Pulau Ambon dan Pp Lease Kompol Ferry Sunarya mengaku, Polres Ambon siap mengawal Pemilu, diback up Kodim, Linmas, Satpol PP dan lainnya. Sehingga bisa dipastikan keamanan dan ketertiban kota jelang dan saat Pemilu tetap terkendali. “Polres dan Dandim siap menjamin keslamatan semua warga pergi dan pulang saat menggunakan hak pilih di TPS. Jadi kalau ada isu apapun, jangan percaya karena hanya hoax dan bertujuan ingin memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Penting tetap terjalinnya komunikasi yang baik oleh tiga pilar Kamtibmas di wilayah masing-masing yakni lurah/RT-RW, Bhabinkamtibmas dan Babinsa,” jelasnya.

Sedangkan Komandan Kodim (Dandim) 1504 Ambon, Letkol Fendri Navyanto Raminta menyatakan, Kodim ditambah 733 Kabaresi, Denkav dan Denzipur siap memback-up Polres Ambon dan Linmas dalam keadaan mendesak saat Pemilu 17 April 2019 dengan menurunkan sebanyak 491 personil, guna memastikan Pemilu tetap berjalan aman, damai dan lancar. “Ini pesta rakyat, masyarakat harus pakai hak politiknya, tidak boleh Golput. Karena satu hak suara penting bagi masa depan bangsa,” ajaknya. (MR-02)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *