by

Tidak Terima Pasien BPJS, RS Siloam Diminta Terbuka

AMBON,MRNews.com.- Anggota Komisi IV DPRD Maluku Edwin Adrian Huwae mengingatkan Rumah Sakit Siloam Ambon untuk terbuka dalam memaparkan visi misi rumah sakit dan perlu mempunyai bagian humas agar dapat terbuka dalam melayani pasien.

Hal ini ditegaskan Huwae ketika rumah sakit bertaraf internasional ini dikabarkan menolak pasien padahal kondisi pasien dalam keadaan darurat.

Padahal menurut pengalaman Huwae justru pelayanan RS Siloam patut diapresiasi sebab pelayanan sangat setara dengan biaya yang dicantumkan dibandingkan dengan rumah sakit umum daerah (RSUD) dr Haulussy milik pemerintah daerah.

“Memang RS Siloam tidak menerima pasien BPJS hal itu dijelaskan saat keluarga pasien melakukan pengisian daftar pasien. Sebab saat ini RS Siloam baru menyediakan fasilitas untuk pasien dengan standar pelayanan kelas 1 dan VIP,” tutur Huwae.

Tagal itu diera keterbukaan informasi serba digital itu lumrah terjadi. Namun mesti diakui jika penanganan pasien di RS Siloam dengan tindakan medis sangat profesional. Namun baiknya harus ada humas yang mensosialisasikan kepada masyarakat terkait visi dan misi RS.

“Pengalaman saya saat mendaftar pasien oleh bagian administrasi dijelaskan jika rumah sakit tidak menerima pasien BPJS hanya kelas VVIP dan kelas I ” ujar Huwae saat rapat mitra di DPRD Maluku, Selasa (26/1).

Memang jika melihat biaya sangat mahal tapi karena ini rumah sakit swasta berstandar internasional dengan pelayanan yang bagus maka wajar jika dikenai biaya perawatan dengan tindakan medis yang tertera dalam rekap biaya perawatan pasien.

Kendati begitu Huwae berharap RS Siloam Ambon dapat menerima pasien BPJS untuk pelayanan medis. (MR-01)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed