by

Tidak Ada Corona di Maluku, Sekolah & Kantor Normal

-Maluku-297 views

AMBON,MRNews.com,- Hingga kini, belum ada kasus Corona Virus Desease (Covid) 19 di Maluku. Aktivitaas sekolah dan kantor pun tetap berjalan normal seperti biasa. Bahkan Ujian Nasional Berbasis Komputern (UNBK) tingkat SMK yang mulai berlangsung hari ini tidak alami penundaan.

Gubernur Maluku Murad Ismail mengungkapkan, pihaknya tidak gegabah meliburkan sekolah dan perkantoran selama dua minggu. Sebab hal itu bisa berdampak pada psikologis masyarakat yang cemas dan resah. Apalagi kasus corona di Maluku tidak ada, sebagaimana kabar yang beredar dimedia sosial.

“Awalnya ada pemikiran mau tunda atau tetap ujian SMK tadi pagi. Tapi menurut pertimbangan kalau diumumkan kecuali di Maluku sudah ada terindikasi corona. Jangan sampai mencemaskan masyarakat. Sehingga ujian tetap jalan. Saya buka ujian di SMKN 5 Wailela. Karena memang di Maluku belum ada yang terindikasi. Belum ada itu katanya,” sebut Murad di kantor Gubernur Maluku, Senin (16/3/2020).

Sebaliknya kata dia, kalau sudah ada satu kasus tentu pihaknya harus ambil tindakan baik meliburkan sekolah dan sebagainya. Termasuk aktivitas perkantoran. Sebab pasti didefenisikan sebagai kejadian luar biasa (KLB).

“Jadi mari kita kumpul sama-sama, tokoh agama, tokoh masyarakat, kita waspada dan kita rajin berdoa terus. Supaya mudah-mudahan virus itu tidak bisa sampai ke Maluku. Itu satu-satunya jalan yang harus kita lakukan. Mumpung belum ada yang terindikasi,” ungkap Murad.

Sementara, Walikota Ambon Richard Louhenapessy mengaku, awalnya memang hasil rapat pemerintah kota (Pemkot) Ambon kemarin malam, direncanakan libur sekolah guna mencegah penyebaran corona. Hanya, kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku sesuai hasil rapat koordinasi hal itu ditangguhkan agar tidak membuat resah masyarakat sebab belum ada kasus corona di Maluku.

“Memang direncanakan kita mau libur. Tapi dalam koordinasi dengan pa Gubernur kita tangguhkan dulu. Nanti dilaksanakan sampai kalau sudah ada yang terindikasi betul, baru kita akan ambil tindakan. Jangan sampai nanti meresahkan masyarakat sebab belum ada kasus,” jelas Walikota usai rapat bersama penanganan dan pencegahan Covid 19 di kantor Gubernur.

Disinggung status facebook kadis pendidikan Ambon soal belajar dari rumah dari 17-31 Maret, Louhenapessy mengaku tak salah. Sebab sesuai hasil rapat Pemkot, rencana libur sekolah. Hanya saja dalam rapat bersama Gubernur dan Forkopimda hal itu ditangguhkan.

“Agar seragam, maka aktivitas tetap berjalan seperti biasa, sambil menunggu langkah selanjutnya,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed