Terkait Ramadhan, Empat Himbauan Dikeluarkan Pemkot

AMBON,MRNews.com,- Guna menjaga kelancaran menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1440 H/2019 M oleh umat muslim di kota Ambon, ada empat (4) poin yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, Selasa (7/5/19). Himbauan yang ditandatangani Walikota, Richard Louhenapessy ini diharapkan dapat dijalankan secara bertanggungjawab oleh semua pihak terutama para pengusaha yang berkepentingan langsung.

Adapun empat poin itu yakni pertama, bagi pengusaha karaoke, pub, bar dan café serta tempat-tempat hiburan lainnya untuk menutup kegiatannya selama tiga hari terhitung sejak tanggal 6 hingga 8 Mei, sedangkan untuk hari-hari berikutnya yakni siang hari ditutup dan kembali beraktifitas pada malam hari mulai pukul 22.00 hingga 02.00 WIT.

Kedua, bagi para pengusaha restaurant dan rumah makan, rumah kopi, café agar dapat memasang kain tabir atau tirai pada pintu masuk atau jendela agar tidak mengganggu pandangan umum dan menghormati umat muslim yang sedang melaksanakan ibadah puasa.

Ketiga, bagi pengusaha bola sodok dan tempat permainan anak-anak dibuka pagi sampai dengan pukul 13.00 Wit dan ditutup pada pukul 16.00 Wit, untuk persiapan sholat Azhar dan buka puasa.

Keempat, masyarakat dihimbau agar tidak makan, minum maupun merokok pada siang hari ditempat-tempat umum agar tidak mengganggu umat muslim yang sementara melaksanakan ibadah puasa.

“Kita sudah surati khusus para pengusaha untuk mengetahui himbauan itu. Tentu juga masyarakat agar tahu. Selanjutnya, kami tetap melakukan pengawasan apakah himbauan ini ditaat atau tidak. Kami harapkan kerjasama lintas organisasi perangkat daerah (OPD) diantaranya dinas pariwisata, Disperindag, Satpol pp dan juga SKPD lain bersinergi memastikan tidak terjadi pelanggaran atas himbauan itu. Jika ada, kami akan ditindak sesuai aturan yang berlaku,” beber Walikota.

Terpisah, Kapolres Pulau Ambon dan Pp Lease, AKBP Sutrisno Hadi Santoso menegaskan, pihaknya bakal menertibkan tempat hiburan malam (THM) di kota Ambon yang bandel alias melanggar aturan ijin operasional yang diberikan selama bulan suci Ramadhan 1440 H/2019 M.

“Ketika ada THM khususnya di kota Ambon yang melanggar aturan ijin operasional selama bulan Ramadhan, kita tertibkan. Kami harapkan pihak pengelola THM agar menaati himbauan pemerintah itu. Sifatnya temporer saja. Guna tetap menjaga situasi Kamtibmas di kota ini dan harus saling menjaga perasaan dan toleransi,” bebernya di Mapolres Ambon, Selasa (7/5/19). (MR-02)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *