by

Teluk Ambon, Kecamatan “Bebas” Banjir & Longsor 3 Oktober

-Kota Ambon-82 views

AMBON,MRNews.com,- Walikota Ambon Richard Louhenapessy mengungkapkan,
pasca hujan lebat 3 Oktober kemarin di Kota Ambon, hanya kecamatan Teluk Ambon yang bebas alias tidak terdampak banjir maupun longsor. Sedangkan empat kecamatan lain semuanya terdampak.

Menurutnya, Kecamatan Sirimau yang paling berat. Dari 14 desa/negeri dan kelurahan, hanya Pandan Kasturi yang tidak alami banjir dan longsor, 13 desa kelurahan lain terdampak. Kecamatan Baguala, hanya Desa Nania dan Negeri Lama yang tidak kena, sisanya 5 desa-kelurahan terdampak.

Kemudian di Kecamatan Leitimur Selatan (Leitisel) dari 8 desa/negeri, 2 desa yaitu Hutumuri dan Rutong terdampak. Rutong tidak terlalu berat hanya Hutumuri yang perlu perhatian pemerintah kota (Pemkot) Ambon.

Sedangkan kecamatan Nusaniwe, dari 13 desa kelurahan, yang tidak terdampak ada tiga desa/negeri dan kelurahan yaitu Negeri Nusaniwe, Latuhalat dan Wainitu. Sisanya dampak langsung dan tidak.

“Dari dampak yang dihadapi desa/negeri dan kelurahan, Pemkot telah mengambil langkah-langkah sesuai Protap bencana tapi juga kita sudah adakan rapat koordinasi antar dinas untuk menangani masalah ini baik jangka pendek, maupun menengah,” tukas Walikota usai rapat koordinasi (Rakor) percepatan penanganan bencana dan Covid-19 di Marina Hotel, Senin (5/10).

Pihaknya juga dalam waktu dekat akan Rakor dengan instansi terkait seperti BPBD provinsi, PUPR provinsi, balai wilayah sungai (BWS) Maluku dan BPJN untuk atur bersama porsi-porsi tanggungjawab, agar semua tidak dibebankan kepada kota Ambon. Karena Ambon selain kota tetapi juga ibukota provinsi.

Selain itu dia mengaku, sudah tugaskan Bappeda dan bagian keuangan untuk konsultasi dengan Kementerian Dalam Negeri bagaimana pengalokasian dana untuk mengantisipasi kondisi yang terjadi. Sebab sistem penganggaran makin ketat sehingga jika tidak ada disistem, otomatis sudah tidak mungkin lagi diakomodir dalam anggaran 2021.

“Ini kondisi darurat yang betul-betul harus ada kebijakan. Saya tidak mau ambil kebijakan tanpa dasar. Oleh karena itu perlu konsultasi dengan kementerian kira-kira langkah apa yang harus ditempuh,” beber Louhenapessy.

Segala mekanisme protap bencana tambahnya, telah dilakukan Pemkot Ambon, sosial telah dijalankan. Seluruh Lurah, Kades, Raja pun telah menginventarisir korban bencana tinggal diseleksi BPBD mana yang masuk kategori berat, sedang dan ringan. Bahkan laporan juga sudah dikirim ke BNPB terkait kondisi terakhir di Ambon pasca banjir dan longsor. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed