by

Tegangan Listrik Tidak Stabil, Sejumlah Barang Elektronik Warga Rusak

AMBON, MRNews.- Warga di lingkungan RT 003/RW 17 Negeri Batu Merah menuntut pihak PT PLN wilayah Maluku- Maluku Utara untuk bertanggung jawab atas sejumlah kerusakan barang akibat ketidakstabilan tegangan listrik yang terjadi pada hari Kamis,4 Maret 2021.

Hal tersebut dikatakan koordinator warga, Moh Fagi Fakaubun kepada Mimbarrakyatnews di Ambon, Selasa (9/3).

Ditegaskan Fakaubun sebanyak 42 KK yang mengalami kerusakan barang dengan jumlah dan jenis yang berbeda sehingga mengakibatkan warga mengalami kerugian.

” Jadi barang yang rusak itu ada di 42 kepala keluarga dengan jenis dan jumlah barang yang berbeda. Ada yang rusak televisi, Kulkas, Mesin air, mesin cuci, dispenser, laptop, lampu dan lain-lain. Karena itu kami telah menyurat pihak PLN untuk bertanggung jawab atas kerusakan barang yang dimiliki warga” ujar Fakaubun .

Ditegasaknnya, PT PLN harus bertanggung jawab dan mengganti rugi barang barang warga yang rusak karena kelalaian pihak PLN.

Tagal itu dirinya yang ditunjuk sebagai kordinator 42 KK yang mengalami kerusakanan barang telah membuat daftar kerusakan barang dan telah dikirim ke PLN untuk mendapatkan ganti rugi.

Selain itu, pihaknya juga membuat surat kepada DPRD Kota Ambon untukendapat perhatian sehingga warga tidak diabaikan oleh PT PLN.

“Kita harapkan secepatnya ditanggapi agar kita bisa mempergunakan kembali barang-barang yang telah rusak akibat kelalaian PT PLN” demikian Fakaubun . (MR-01)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed