by

Tangani Covid-19, Golkar Maluku Minta Revisi APBD

-Maluku-171 views

AMBON,MRNews.com,- Tercatat hingga hari ini Minggu (22/3/2020) pada gugus tugas pencegahan dan penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, terdapat kasus 01 atau positif Covid-19. Sedangkan 1 pasien dalam pengawasan (PDP) atau dalam rumah sakit dan 53 orang dalam pemantauan (ODP) atau diluar rumah sakit. Data itu tercover dari 11 Kabupaten/Kota.

Penanganan Covid-19 di Maluku dinilai belum maksimal dan terpadu sebab masih banyak kekurangan, meski telah ada himbauan kepada seluruh masyarakat salah satunya social distancing dan utamakan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Maka sebagai sosial control, DPD Partai Golkar Maluku memberi ultimatum bagi pemerintah provinsi (Pemprov) Maluku.

“Melalui fraksi Golkar di DPRD Provinsi Maluku maupun diseluruh Kabupaten/Kota, akan mendorong Pemerintah Daerah untuk mengambil langkah-langkah cepat penanganan virus Corona, bahkan dalam melakukan revisi APBD,” ungkap Ketua DPD I Partai Golkar Maluku Ramli Umasugi dalam rilis yang diterima Mimbarrakyatnews.com, Minggu (22/3/20).

Partai Golkar kata Umasugi, memandang masalah ini sangat serius dan mendesak sebab menyangkut kesehatan dan keslamatan masyarakat, namun berdampak juga pada ekonomi, dimana pertumbuhan ekonomi akan berpotensi menurun. Pasalnya kantor dan sekolah libur, wisatawan turun, dan yang sangat merasakan dampaknya itu masyarakat bawah yang bergantung pada pendapatan harian.

Selain itu, kata dia, sejumlah pikiran strategis juga lahir dari pertemuan antara dirinya dengan semua anggota Fraksi Golkar DPRD Maluku, Sabtu (21/3) di Ambon. Itu menjadi penegasan Partai Golkar Maluku yang akan ditindaklanjuti lewat Fraksi di DPRD antara lain mendorong pemerintah daerah di Maluku menggunakan dana darurat atau dana bantuan bencana untuk mengambil langkah strategis penanganan virus corona.

“Apabila dana yang ada masih dirasakan kurang, Golkar Maluku mendorong agar dilakukan revisi anggaran APBD 2020 yang disisihkan dari efisiensi perjalanan dinas, seminar-seminar, rapat-rapat, dan anggaran lainnya yang bisa diefisiensikan,” pinta Bupati Kabupaten Buru.

Partai Golkar Maluku juga diakui Umasugi, mendorong pemerintah daerah (Pemda) di Maluku menyediakan ruangan khusus atau rumah sakit khusus dalam penanganan wabah Corona disertai peralatan memadai bagi pasien tetapi juga bagi tenaga medis yang bertugas untuk penanganan wabah Corona ini berupa alat pelindung diri (APD), masker, sarung tangan dan lainnya.

Pihaknya, kata mantan Ketua DPRD Buru, mendorong pula Pemda di Maluku untuk memberikan insentif khusus kepada petugas medis yang bekerja 24 jam dalam penanganan wabah Corona ini.

“Kondisi Geografis Maluku yang merupakan kepulauan, maka diminta pemerintah agar memaksimalkan penyediaan alat pengukur suhu pada pintu-pintu masuk dari luar Maluku seperti bandara dan pelabuhan agar dapat dilakukan deteksi dini wabah Corona,” tutupnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed