by

Tanam Mangrove & Bersih Sampah Plastik, Tegaskan PKB Sebagai Green Partai

AMBON,MRNews.com,- DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Maluku bersama DPC Kota Ambon melakukan gerakan penanaman mangrove dan bersih sampah plastik laut di pesisir pantai Desa Poka Kecamatan Teluk Ambon, Kamis (25/3).

Gerakan itu juga dibuat serentak pada 10 Kabupaten/Kota lainnya di Maluku dalam rangka pelaksanaan musyawarah cabang (Muscab) serentak DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten/Kota se-Maluku sekaligus menegaskan PKB sebagai Green Partai atau partai hijau.

“Aksi ini merupakan ide besar ketua umum PKB Muhaimin Iskandar atau Gus Ami. Mangrove ini sangat penting guna mencegah abrasi, erosi pantai maupun intrusi air laut. PKB lewat fraksi di DPRD kota Ambon akan mensupport agar kegiatan ini terus digalakkan,” sebut Ketua DPC PKB Kota Ambon Fadli Mastail.

Sementara, Ketua DPW PKB Maluku Basri Damis mengaku, gerakan penanaman mangrove dan bersih sampah plastik laut ini semakin menegaskan posisi PKB sebagai Green Partai yang peduli terhadap kehidupan lingkungan sejak diproklamirkan sang guru bangsa Alm Gus Dur 15 tahun lalu.

“Ini implementasi politik kesejahteraan dan lingkungan guru bangsa. Diharapkan semua anggota DPRD kita bisa tindaklanjuti dalam bentuk kegiatan pro lingkungan, misalnya menggagas draft Perda pelarangan sampah plastik sekali pakai. Ini perintah agar disikapi fraksi PKB se-Maluku demi anak cucu dan masa depan kita,” tegas Basri.

Rektor Unpatti yang diwakili kepala bagian akademik, kemahasiswaan, perencanaanz kerjasama dan hubungan masyarakat Daniel Nanuru merespons baik dan apresiasi gerakan yang digalang PKB ini. Selain karena dilakukan dilingkungan Unpatti, tetapi juga untuk menjaga eksistensi laut dan pesisir.

Walikota Ambon yang diwakili Asisten Pemerintahan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon Eky Silooy juga salut atas aksi PKB ini. Pasalnya, dengan menanam mangrove dapat menjamin keberlanjutan masyarakat dipesisir yang banyak tergantung pada laut terutama disektor perikanan.

“Hutan mangrove berperan penting dalam menjawab perubahan iklim yang mendunia. Sesuai regulasi, memang Pemkot tidak punya kewenangan mengelola laut, itu domain pemerintah pusat. Tapi tanggungjawab bersama menjaga laut dan pesisir dari ancaman kerusakan. PKB bisa berjuang untuk kembalikan lagi wilayah pesisir dikelola Pemkot,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed