by

Tak Masuk Bacaleg, Souisa Protes DPD Golkar Ambon

-Politik-666 views

AMBON,MRNews.com,- Akibat tak masuk bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) DPRD Kota Ambon daerah pemilihan (Dapil) Teluk Ambon-Baguala dari partai Golkar, Ketua partai Golkar Kecamatan Teluk Ambon, Pemi Souisa mempertanyakan atau protes sikap DPD Golkar Kota Ambon yang tak mengusulkan namanya ke DPD I Golkar Maluku.

Padahal, dalam petunjuk pelaksanaan (Juklak) untuk perekrutan Bacaleg dari partai Golkar menerangkan untuk Pileg DPRD Kabupaten/Kota, selain pengurus harian DPD II, anggota DPRD aktif, pimpinan organisasi sayap (KPPG-AMPG), tetapi juga pimpinan kecamatan punya hak masuk sebagai Bacaleg, tak peduli nomor urut berapa pun.

“Perlu beta pertanyakan ini kepada DPD II Golkar Kota Ambon, kenapa saya tidak masuk daftar Bacaleg. Padahal beta pimpinan kecamatan, bukan pengurus biasa. Ada apa???. Mungkin ada yang takut bayangan jika beta masuk bertarung??. Pimpinan kecamatan lain juga masuk Bacaleg dan diusulkan ke DPD I, kenapa beta tidak?. Aneh saja, alasannya apa???. Sangat disesalkan,” beber Souisa kepada media ini di Ambon, Senin (30/7/18).

Pertanyaan/protes ini muncul lewat media karena menurut Souisa, dirinya sebelumnya sudah bertanya kepada Ketua dan Sekretaris DPD Golkar Kota Ambon melalui sms tetapi tidak direspons atau terkesan menghiraukan. Bahkan, bukan saja dirinya tetapi sejumlah nama pengurus kecamatan pun tidak diakomodir sehingga mereka bersikeras untuk keluar dari Golkar akibat kesal. Tak sampai disitu, sejumlah pengurus desa/kelurahan pun bakal melakukan hal yang sama.

Terhadap sikap DPD II ini, Souisa memastikan, dirinya bersama pengurus kecamatan dan desa/kelurahan tak akan all out memenangkan Bacaleg Golkar dari dapil Teluk Ambon-Baguala, termasuk incumbent anggota DPRD Kota Ambon. Bahkan, selaku pimpinan kecamatan yang juga punya basis masa di Teluk Ambon, dirinya berani memberi garansi Golkar tak akan mendapat kursi di dapilnya.

“Dulu, Kecamatan Teluk Ambon, kepengurusan desa/kelurahan tidak ada alias mati suri. Saat beta jadi ketua kecamatan, baru terkonsolidasi dan terbentuk pengurus di 16 desa/kelurahan serta berjalan baik hingga sekarang. Sehingga pantas beta kecewa dan protes sikap tak adil DPD Golkar Kota Ambon. Karena itu beta pastikan, Golkar tak akan dapat kursi di dapil Teluk Ambon-Baguala, jika di batas akhir pengusulan perbaikan Bacaleg, beta tidak diakomodir. Basis beta jelas, sekolah dan tinggal di Hative Besar, ikatan kekuatan Haruku-Sameth dan punya 16 pengurus desa/kelurahan,” tegasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed