by

Tak Lolos Tes Catam, Ratusan Pelamar Terlantar di Ambon

-Parlemen-412 views

AMBON,MRNews,com.- Miris, nasib pelamar test Calon Tamtama (Catam) yang digelar Kodam XVI/Pattimura . Pasalnya ratusan pelamar yang tidak lolos seleksi pada 2 Mei lalu, berasal dari kabupaten/kota di Maluku akhirnya terlantar di Kota Ambon karena tidak adanya transportasi penumpang antar pulau akibat damak pandemi Corona. Cilakanya, ratusan pelamar yang tak lolos test diketahui kehabisan uang selama di Ambon.

Takut semakin terlantar di Kota Ambon, ratusan orang akhirnya mendatangi DPRD Maluku untuk meminta anggota DPRD agar bisa difasilitasi transportasi kapal laut menuju daerah asal, yakni, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), Kepulauan Aru, Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), Maluku Barat Daya (MBD) dan Kota Tual yang diterima, Anos Yermias, Francois Orno, Henky Pelatta, Saudah Tethool dan Tarce Fatlolon.

” Kami dari pihak DPRD Maluku, sudah menghubungi kepala daerah masing masing melalui Kadis Perhubungan . Kendalanya karena di daerah masih memberlakukan penutupan akses bagi penumpang orang ,” ujar , Ketua Komisi III DPRD Maluku, Anos Yermias di gedung DPRD Maluku, Senin (11/5).

Ditambahkan, dari hasil koordinasi untuk Kabupaten Malra, bupati telah bersedia dan tidak keberatan menerima kepulangan warganya.

” Sebagai anggota legislatif maka kami, akan berjuang demi kepulangan adik-adik yang penting, bisa bersabar karena kami harus melakukan koordinasi ” sebut Yermias.

Sementara itu, Anggota DPRD Maluku, Francois Orno, menganjurkan agar masing-masing kabupaten/kota harus ada koordinatornya, terkait pendataan nama-nama, agar lebih tertib dan tertanggung jawab.

Sedangkan, Anggota DPRD Maluku, Henky Pelatta menegaskan jika secara internal, dirinya sudah berusaha berkoordinasi dengan Ketua DPRD KKT Jaflaun Batlayeri dan Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah KKT, Ruben Kelmaskosu, mencari solusi agar bisa dilakukan proses pemulangan.

Ketua DPRD Maluku, Lucky Wattimury menerangkan, seluruh proses pemulangan sudah dilakukan dengan prosedur Covid-19 dan masih menunggu keputusan rapat Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Maluku.

” Adik-adik bersabar, karena untuk alat transportasi ada dan masih berkoordinasi dengan bupati/walikota agar menerima kalian di daerah masing-masing. Selama di Ambon, jangan jalan-jalan sembarangan. Hindari kerumunan, jaga kesehatan, kami sementara berusaha agar kalian bisa pulang,” demikian Wattimury. . (MR-01)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed