Tak Ada Inisiatif, DPRD Tunggu Ranperda Usulan Pemkot

AMBON,MRNews.com,- DPRD Kota Ambon kemungkinan besar tak akan menggagas rancangan peraturan daerah (Ranperda) inisiatif di masa sidang II tahun sidang 2019 ini. Sebab waktunya singkat, hanya tiga bulan seiring berakhirnya masa tugas DPRD periode ini pada bulan September mendatang. Karenanya, DPRD bakal menunggu usulan Ranperda dari pemerintah kota (Pemkot) untuk dibahas per komisi.

Ketua badan pembuat peraturan daerah (Bapemperda) DPRD Kota Ambon Jhoni Wattimena menyatakan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan bagian hukum Pemkot, untuk secepatnya menyampaikan usulan Ranperda dari Pemkot agar dibahas segera. Hanya sampai saat ini masih digodok.

“Katong berharap dalam waktu dekat. Kalau hitungan masa sidang berarti periode ini berakhir bulan September bersamaan. Sehingga masih tersisa dua bulan lebih. Itu berarti kita masih bisa maksimal untuk minimal satu komisi satu Ranperda, membahas di masa sidang II,” tandasnya kepada awak media di Baileo Rakyat Belso, Rabu (12/6/19).

Sedangkan Ranperda inisiatif DPRD, diakuinya, tergantung badan musyawarah (Bamus), karena digodok di Bamus dan hasil godokan baru ditetapkan. Namun kalau waktu memungkinkan, bisa didorong komisi lahirkan inisiatif. Jika tidak, tetap membahas Ranperda usulan dari Pemkot. “Setelah ini kita akan bicarakan di Bamus. Belum rapat. Mudah-mudahan minggu ini atau minggu depan, tergantung pimpinan DPRD/Bamus” tukas politisi Gerindra.

Apalagi di masa sidang I lalu tambahnya, tersisa satu Ranperda belum tuntas dibahas Pansus I yakni Ranperda kawasan tanpa rokok (KTR). Diharapkan dilanjutkan Pansus nanti. “Maka kita minta dua Ranperda lagi dari Pemkot untuk komisi II dan III. Karena Pansus tetap dibentuk berbasis komisi. Kita sudah bicarakan dengan pimpinan Pansus secepatnya Ranperda KTR harus diselesaikan di masa sidang II,” bebernya.

Sementara Ketua DPRD kota Ambon, James Maatita menyebut, Ranperda mungkin lahir, tetapi nanti dilihat dulu urgensinya oleh Bamus baru diberi penugasan ke komisi-komisi terutama berkaitan Ranperda inisiatif. Agar jangan sampai ketika dibahas, tidak selesai di masa sidang ini. Bahwa ada Perda yang belum tuntas, tetap menjadi tanggungjawab Pansus melihat dan menuntaskannya.

“Agenda tetap ada, nanti dilihat yang bisa, kita selesaikan. Tapi kalau misalnya Ranperda yang tidak dapat diselesaikan dalam bentuk baru atau agak panjang durasinya, pasti tidak. Ada rencana inisiatif. Kemarin khan belum ada saat pengesahan Perda. Kalau Perda tertunda, bukan soal anggota ada lolos dan tidaknya menghambat kerja Pansus. Tetapi apakah waktu masih efektif membahas Perda. Harapannya, semua masih fokus pada Tupoksi dan intens hadir di kantor,” kunci ketua DPC PDIP kota Ambon itu. (MR-02)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *