by

Taati Himbauan Cegah Corona, AMGPM Tiadakan Giat & Seremoni HUT

-Agama-582 views

AMBON,MRNews.com,- Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM) khususnya Pengurus Besar (PB) dan panitia pelaksana HUT ke-87 AMGPM benar-benar menaati himbauan dari pemerintah dan pihak gereja terkait upaya pencegahan coronavirus disease (Covid-19). Himbauan agar tidak membuat kegiatan melibatkan banyak orang.

Maka seluruh perlombaan menyongsong dan memeriahkan HUT ke-87, Expo AMGPM ditiadakan serta puncak acara HUT pada 27 Maret 2020 ditunda pelaksanaannya. Namun pembagian 150 paket sembako guna perkuat aksi diakonia terhadap mereka yang patut ditolong ditengah situasi semua orang harus ada dirumah.

“Serangkaian kegiatan songsong HUT dan puncak HUT telah dirancang panitia, tapi berkaitan wabah Covid-19 di Maluku dan Maluku Utara (Malut) dan ada himbauan dari pemerintah dan gereja kita taati. Sehingga harus ditunda dalam waktu tidak ditentukan,” ungkap Ketua Umum PB AMGPM Pendeta Max Takaria kepada awak media di aula PB AMGPM, Jumat (27/3/2020).

Virus Corona dikatakan, menjadi ancaman bagi kehidupan manusia. Karenanya AMGPM ingin memaknai perayaan HUT tahun ini dengan tema pemuda beriman, pemuda pro hidup. Maka semua kader AMGPM diajak mengaktakan iman dengan merespons kenyataan hidup yang sedang dihadapi.

“Ini refleksi iman kami. Suatu tindakan hidup yang harus kita buat guna membantu pemerintah dan semua pihak menyelesaikan wabah Corona di Maluku & Malut. Bersama relawan, AMGPM sejak kemarin juga lakukan penyemprotan disinfektan pada beberapa jemaat, lokasi dan ruang publik,” tukas Takaria yang didampingi ketua panitia HUT Eky Sairdekut dan anggota.

Dirinya berharap, semua pengurus AMGPM pun dapat memperhatikan himbauan yang dikeluarkan pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten/kota dan turut mensosialisasikan kepada seluruh kader ditiap basis organisasi baik daerah, cabang maupun ranting. Termasuk himbauan dan pesan gembala dari MPH Sinode GPM menjadi perhatian dan acuan bersama sikapi situasi ini.

Takaria juga meminta, semua kader AMGPM untuk turut berperan aktif membantu jemaat-jemaat dalam melakukan aksi bersih-bersih gedung gereja dan lingkungan dengan penyemprotan cairan disinfektan sebagai relawan badan penanggulangan bencana ditingkat klasis dan jemaat.

“Semua kegiatan organisasi yang melibatkan kumpulan orang banyak misalnya pelaksanaan lembaga-lembaga legislatif, terkait HUT AMGPM dan sejenis sementara ditiadakan. Sedangkan aktivitas ibadah AMGPM pada tiap basis organisasi tetap memperhatikan pesan gembala MPH dan tetap berkoordinasi degan majelis jemaat GPM tiap jemaat,” harapnya.

Tak lupa Takaria mengingatkan, semua kader meningkatkan kewaspadaan diri dengan menerapkan standar penanganan pencegahan penyebaran Covid-19 dengan mengutamakan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), hindari kontak dengan jaga jarak dan batasi diri dengan tetap berada dirumah.

Selain itu, tetaplah berdoa bagi pemerintah dan semua pihak termasuk tenaga kesehatan agar mereka dikuatkan untuk melakukan penanganan pasien Covid-19 di Maluku dan Malut. Serta sesuai anjuran gereja untuk selalu berdoa pada Tuhan sesuai jam doa dirumah masing-masing.

“Terima kasih atas dukungan, partisipasi dari pihak GPM dan semua stakeholder secara khusus kader AMGPM di 34 daerah, 224 cabang dan 1221 ranting di Maluku & Malut. Kita selalu membangun komitmen berjalan bersama menjadikan AMGPM sebagai rumah bersama bagi semua orang melakukan tugas-tugas dan tanggungjawab pelayanan secara bersama,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed