by

Soal Wakil, Mukti Sindir Fachri?

AMBON,MRNews.com,- Perhelatan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Seram Bagian Timur (SBT) pada tahun ini mulai memanas. Saling sindir diantara para kontestan pun mulai terjadi. Dua kandidat mengemuka saat ini, Mukti Keliobas dengan mengusung visi “lanjutkan pembangunan dan pembenahan SBT” dan “jalan baru SBT” oleh Fachri Alkatiry.

Keberhasilan dan kegagalan pembangunan selama lima tahun di Bumi Ita Wotu Nusa jadi bumbu manis yang kerap dimunculkan oleh dua belah pihak, baik Mukti Keliobas dan sang lawan yang adalah “istrinya” sekarang Fachri Alkatiry. Alternatif munculnya kontestan ketiga diyakini bakal memecah konsentrasi keduanya.

Tak hanya itu, saling klaim mendapat restu partai politik pun terus digaungkan. Bahkan manuver politik ke petinggi partai di aras lokal terus digalakkan. Hal itu yang dilakukan Fahri yang kabarnya telah menggandeng Arobi Kelian, ketua DPC SBT sekaligus anggota DPRD SBT. Keduanya pun telah “sowan” ke ketua DPD PDIP Maluku Murad Ismail di kediaman pribadinya.

Kandidat ketiga kemungkinan baru muncul beberapa pekan kedepan yakni Rohani Vanath, mantan anggota DPR-RI yang juga istri mantan Bupati SBT Abdullah Vanath. Rohani sendiri berencana melakukan deklarasi maju di kontestasi politik lima tahunan itu bersama pasangannya pada pekan depan di Kota Bula, SBT. Rohani diyakini bisa menjadi pemecah kekuatan dua petahana, karena beberapa faktor penting salah satunya sosok sang suami.

Keliobas sendiri mengakui, telah mendapat surat tugas dari PKPI dan PKB yang kekuatan kursinya total tiga. Tujuannya sebagai bekal untuk mencari tambahan rekomendasi partai lain, sehingga memenuhi kuota untuk maju di Pilkada. Namun tentang calon wakilnya, politisi Golkar itu tidak mau gegabah seperti lima tahun lalu yang dampaknya kini pisah ranjang di tengah jalan.

“Jelasnya selain hati tapi juga survey. Sebabnya dalam hati berharap mudah-mudahan dalam kepemimpinan lima tahun kedepan jika nantinya dipilih rakyat SBT, tidak lagi harus pisah-pisah ranjang,” sebut mantan ketua DPRD SBT kepada awak media usai mengikuti fit and proper test di DPD Gerindra Maluku, Kamis (9/1/2020).

Untuk pasangan wakil, ketua DPD Golkar SBT menyatakan, masih dalam proses survei. Yang kemungkinan dua minggu kedepan baru bisa diketahui hasilnya. Hasil survey itu nantinya jadi pertimbangan memilih pendamping lima tahun kedepan.

“Apakah itu mau kader Gerindra atau partai manapun, survei yang nantinya menentukan. Bila nantinya kader Gerindra terbaik dan tingkat survei tinggi serta memenuhi kriteria, yah sudah terpaksa Gerindra. Maka keputusan politik saya untuk calon pendamping adalah berdasarkan hasil survey dan hati,” tegasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed