by

Soal Tapal Batas & Pengeroyokan, Pemneg Wakal Temui Kapolda

AMBON,MRNews.com,- Guna membicarakan berbagai masalah yang terjadi dimasyarakat terutama soal tapal batas dan pengeroyokan, Pemerintah Negeri (Pemneg) Wakal Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah menemui Kapolda Maluku Irjen Pol Refdi Andri di ruang kerja Kapolda, Senin (25/1/21).

Selain bersilaturahmi, kedatangan Pemneg Wakal yang sekaligus menyampaikan berbagai permasalahan, dengan harapan aparat kepolisian dapat mengusutnya hingga tuntas.

“Di Negeri kami sedang terjadi permasalahan tapal batas dan kami bersilatuhrahmi ini agar permasalahan yang terjadi itu bisa diproses secara baik,” pinta Raja Wakal.

Selain itu, Pemneg Wakal juga meminta aparat kepolisian dapat mengungkap kasus pengeroyokan terhadap salah satu warga mereka di kawasan Dusun Taeno Desa Rumahtiga Kecamatan Teluk Ambon Kota Ambon.

Kasus kekerasan secara bersama itu terjadi Senin (13/10/2020) lalu. Beruntung, korban ditemukan selamat bersimbah darah.

“Kami pemerintah Negeri Wakal meminta agar pihak kepolisian untuk secara tuntas melaksanakan penindakan hukum kepada pelaku,” harap mereka.

Menanggapi permintaan Pemneg dan tokoh masyarakat Negeri Wakal itu, Kapolda Maluku meminta agar masyarakat bisa mempercayakan aparat kepolisian untuk mengusutnya hingga tuntas.

Mantan Kakorlantas Polri ini juga berharap masyarakat untuk tidak mengambil langkah hukum sendiri. Sebab, bila itu terjadi maka akan menimbulkan masalah baru.

“Sebagai warga negara yang baik, setiap masalah haruslah diserahkan kepada pihak berwajib yaitu kepolisian. Jangan mengambil langkah hukum sendiri, kalau sampai seperti itu maka akan muncul permasalahan baru lagi,” harap Jenderal Bintang Dua.

Pada kesempatan itu, Kapolda didampingi Direktur Intelkam dan Direktur Binmas Polda Maluku. Hadir pula Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease Kombes Pol Leo Simatupang, Kapolsek Leihitu Iptu Julkisno Kaisupy dan Kapolsek Teluk Ambon. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed