by

Sisa Insentif Tenaga Medis Terancam Tak Dibayarkan

AMBON,MRNews.com.-. Sebagai garda terdepan dalam penanganan dan pemutusan covid-19 tenaga medis yang melakukan tugas mulianya mendapat perhatian khusus dengan diberikannya tambahan insentif yang dibayarkan dengan menggunakan dana APBN.

Sayangnya diakhir tahun 2020 insentif tenaga medis yang melakukan tugasnya dalam penanganan covid-19 dibeberapa rumah sakit di Kota Ambon sejak Agustus hingga November 2020 belum diketahui nasibnya.

Dikarenakan dinas kesehatan Provinsi Maluku belum mengirim data ke kementerian untuk dibayarkan padahal sudah ada pada waktu tutup anggaran tahun 2020.

Tagal itu, Tim I gugus tugas DPRD Maluku yang diketuai Melkianus Sairdekut menggelar rapat bersama dengan pihak rumah sakit dan dinas kesehatan Provinsi Maluku untuk mengetahui penyebab terlambatnya pembayaran insentif tenaga medis.

Padahal jika sesuai kinerja maka insentif mesti dibayarkan tepat waktu dan tidak perlu sampai ada tunggakan.

Dari pengakuan Sairdekut yang memimpin pertemuan diketahui jika dana yang ada hanya untuk pembayaran insentif tenaga medis bulan Juni dan Juli sedangkan bulan selanjutnya yakni Agustus hingga November masih dalam proses rekap data pada tiap rumah sakit untuk dimasukan ke Dinas Kesehatan untuk selanjutnya diteruskan ke kementerian kesehatan .

“Diketahui jika dana yang akan dibayarkan adalah untuk bulan Juni dan bulan Juli sedangkan untuk bulan selanjutnya masih dalam rekan data ” ujar Sairdekut di DPRD Maluku, Senin (14/12).

Mengingat waktu saat ini sudah dipenghujung tahun anggaran 2020 maka tim I akan bergerak cepat dengan akan mengundang Sekda Maluku bersama Kabag Keuangan untuk memastikan sisa insentif tenaga medis untuk anggaran 2020 bisa dibayarkan di tahun 2020 .

“Kita tetap mendorong untuk pembayaran sisa insentif bisa dibayarkan ” ujar Sairdekut. (MR-01)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed