by

Sesuai Usia Kota Ambon, Pekan Selebrasi Vaksinasi Sasar 4.460 Warga

AMBON,MRNews.com,- Kota Ambon akan berulang tahun ke-446 pada 7 September 2021 mendatang. Salah satu kegiatan jelang HUT yaitu pekan selebrasi vaksinasi Covid-19 bakal dihelat dan menyasar 4.460 warga kota, jumlah yang sama dengan usia kota Ambon.

Ketua panitia HUT ke-446 kota Ambon Joy Adriaansz katakan, pekan selebrasi vaksinasi Covid-19 itu akan dilakukan Jumat (27/8) bertepatan dengan pencanganan HUT kota, yang menyasar seluruh lapisan masyarakat dengan target 4460 orang.

“Kegiatan tersebut menyasar warga yang selama ini belum melakukan vaksinasi maupun mereka yang akan melakukan vaksinasi tahap kedua,” tandas Joy kepada awak media di ruang Vlissingen Balaikota, Selasa (24/8).

Tak hanya masyarakat umum, menurut Joy, pekan selebrasi itu juga diperuntukan bagi ibu hamil dan anak usia 12-17 tahun. Sebab khusus vaksin bagi ibu hamil di hari pertama deklarasi pekan lalu masih jauh dari target, hanya 56 orang.

“Proses vaksinasi akan dibagi pada dua lokasi. Yakni, di tribun lapangan merdeka, dan Pattimura Park mulai dari 27 Agustus hingga 2 September,” terang Kadis Kominfo-Sandi Kota Ambon itu.

Kepala Dinas Kesehatan kota Ambon Wendy Pelupessy menambahkan, alasan pekan selebrasi vaksinasi dibagi dua lokasi karena vaksin terbatas sehingga pembagian akan disesuaikan dengan banyaknya jumlah dosis vaksin yang diberikan.

Meski vaksin terbatas, namun Wendy mengaku, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi dan mereka bersedia menyiapkan vaksin untuk persiapan pekan selebrasi vaksinasi Covid-19 Jumat nanti.

“Vaksin memang terbatas untuk Sinovac, tapi Astrazeneca cukup. Namun, untuk kegiatannya sudah siap,” jelas Wendy.

Untuk di tribun lapangan merdeka kata Wendy, nanti menggunakan vaksin Sinovac mengingat keterbatasan. Sehingga untuk usia 12-33 tahun dan lansia pakai Sinovac, sedangkan di Pattimura Park itu memakai vaksin Astrazeneca.

Anak-anak sekolah sebutnya, mereka akan dipisah dengan komunitas mereka sendiri di Tribun bersama ibu hamil, karena rentan.

“Vaksin Sinovac diprioritaskan kepada mereka yang rentan seperti anak-anak dan remaja usia 12-17 tahun, lansia dan ibu hamil maka kedua vaksin tersebut akan dibagi pada dua lokasi sesuai kebutuhan,” bebernya.

Alasan lain pembagian vaksin pada dua titik juga tambahnya, guna menerapkan protokol kesehatan. Sebab apabila terjadi penumpukan bisa muncul kluster baru, yang tentu berimplikasi pada skoring dan zonasi kota. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed