by

Seminggu, 64 Pasien Urologi Sukses Dioperasi

-Kesehatan-303 views

AMBON,MRNews.com,- Sepanjang seminggu operasi bedah Urologi gratis dilakukan tim dokter Vlissingen bagi warga Kota Ambon di RSUD dr Haulussy 5-12 Februari, tercatat hingga kini 64 pasien sukses dioperasi, dari 190 orang yang lolos screening kemarin. Sebelumnya, 260 orang warga kota mendaftar pada Puskesmas-puskesmas, sedangkan luar kota Ambon sebanyak 44 orang.

“Yang berhasil dioperasi sampai hari ini 64 orang. Pasien yang dijadwalkan operasi besok 20 orang. Ada yang mau discreening, mereka sudah tidak masuk didalam indikasi yang memang dioperasi sehingga sudah disingkirkan. Artinya mereka tidak masuk dalam 190 orang yang nanti masuk discerening untuk pemeriksaan laboratorium,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Ambon Wendy Pelupessy kepada awak media di media center Pemkot Ambon.

Jenis-jenis operasi yang sudah dilakukan kata Wendy, diantaranya citoscopy 13 orang, prostat/turp 30 orang, hernia anak 5 orang. Untuk hernia, banyak yang mendaftar dan tidak lolos screening di hernia dewasa. Sebab hernia dewasa bisa dilakukan dokter bedah umum.

“Katong punya dokter bedah umum di Ambon banyak ada sekitar 5 orang. Mereka bisa operasi terhadap pasien-pasien hernia diatas 10 tahun. Jadi waktu mereka mendaftar hernia diatas 10 tahun, langsung tidak masuk didalam screening untuk persiapan operasi. Hanya anak dibawah 10 tahun yang dioperasi. Karena harus ditangani secara lebih spesifik,” sebutnya, Rabu (12/2).

Kemudian, batu ginjal 5 orang, batu kandung kemih 3 orang, batu ureter 2 orang, post operasi batu ginjal 2 orang. Selanjutnya penis bengkok 1 orang, striktur ureter 1 orang, oletotomy 1 orang dan vistel buli-buli 1 orang.

“Untuk pasien post operasi batu ginjal, ada yang pernah operasi batu ginjal kemudian mereka konsul lagi dan dilakukan mungkin operasi untuk tahap keduanya. Total itu 64 orang yang sudah dioperasi hingga hari ini. Tersisa 10 orang yang sudah discreening, mereka siap dioperasi tapi tunggu jadwal di tahun depan. Mereka masuk daftar tunggu prioritas,” papar Wendy.

Selama proses operasi, kata Wendy, masalah hanya sarana prasarana di ruang operasi yang harus ditingkatkan dan memang sedikit menghambat karena alat kadang macet atau mandek, listrik bermasalah. Belum lagi ruang operasi hanya satu yang digunakan. Satu ruangan dipakai RSUD untuk operasi lain. Hambatan itu yang nanti akan dievaluasi lagi untuk tahun-tahun depan.

“Kami berharap dapat dua ruang operasi, tapi diberi satu. Kita terkendala alat saat operasi mandek, listrik bermasalah. Itu yang mungkin terlambat dalam jumlah pasien yang dioperasi tidak banyak. Tapi dengan kemampuan dua dokter urologi dengan jumlah pasien dioperasi sebanyak ini sangat luar biasa. 1 hari bisa operasi 8-10 orang,” kuncinya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed