by

Sembako Untuk Mahasiswa MBD di Ambon, Budaya “Syolileta” Ditengah Pandemi

-Kab.MBD-1,078 views

AMBON,MRNews.com,- Aksi sosial ditunjukkan warga masyarakat dan mahasiswa Maluku Barat Daya (MBD) terhadap rekan mahasiswa yang menempuh pendidikan di Kota Ambon dan kesulitan ekonomi ditengah pandemi COVID-19.

Lewat berbagai tangan yang memberikan donasinya baik dalam bentuk uang maupun barang untuk saling tolong menolong atau membantu sesama sebagai wujud budaya “Syolileta”, 472 paket Sembako pun disalurkan lewat relawan mahasiswa MBD-Ambon yang terakomodir dari tiap paguyuban.

Pembina relawan mahasiswa MBD-Ambon untuk COVID-19 Yamres Pakniany mengaku, bantuan Sembako ini merupakan bentuk kepedulian sesama mahasiswa.

“Ini juga sudah menjadi budaya kita anak-anak MBD. Syolileta atau bakutolong dan mengasihi. Harapannya yang lain juga tergerak untuk saling bantu sasama jangan menunggu bantuan tapi katong mengupayakan tolong sesama,” ungkap Pakniany.

Setelah ini, bantuan tahap kedua akan menyusul. Rencanannya sumber pendanaan akan diupayakan mandiri melalui penjualan sagu tumang.

“Ini juga sebagai stimulus bagi warga kota Ambon untuk kembali pada sumber pangan lokal yang dimiliki Maluku,” demikian dosen IAKN Ambon itu.

Koordinator relawan mahasiswa MBD untuk COVID-19 Jordan Samloy, pembagian 472 paket Sembako bagi mahasiswa MBD di Kota Ambon adalah tahap pertama untuk yang sudah masukan data lebih awal.

“Data mahasiswa MBD dikumpulkan lewat ketua dan sekretaris paguyuban, kemudian diajukan ke Gubernur Maluku, Walikota Ambon, dinas sosial (Dinsos) provinsi serta Bupati MBD,” jelas Samloy kepada media ini sebelum pembagian Sembako, Kamis (7/5).

Kemudian kata Samloy, pengajuan data itu direspon Dinsos provinsi namun alihkan bantuan ke kampus. Sedangkan untuk di kabupaten MBD, direspon positif Bupati, Sekda, ASN dan para pegawai kontrak yang juga bersedia membantu.

Selain itu, ada juga sumbangan dari beberapa dosen di Universitas Pattimura (Unpatti), IAKN Ambon dan para pendeta. Sumbangan berupa sembako langsung pun diberikan berbagai pihak.

“Sasarannya memang untuk mahasiswa MBD di Ambon. Namun pembagiannya belum didapat semuanya, karena persedian juga tidak cukup/terbatas sehingga akan dilakukan tahap kedua lagi pada bulan ini,” tukas Samloy.

Untuk memastikan semua mahasiswa MBD kebagian bantuan, pihaknya dalam waktu dekat secara swadaya akan galang dana dengan menjual sagu tumang. Karenanya bagi para pihak yang ingin berbagi dari kelebihan, bisa berpartisipasi dan mendukung proses itu. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed