by

Seluruh Desa/Negeri di Ambon Bisa Akses Internet 2021

AMBON,MRNews.com,- Salah satu aspek yang bisa melemahkan posisi masyarakat antara lain faktor kemiskinan, keterbatasan akses informasi. Sehingga ditahun 2021, seluruh Desa/Negeri di Ambon sudah bisa mengakses internet terutama dibeberapa Desa/Negeri di Leitimur Selatan (Leitisel) yang jadi fokus.

Walikota Ambon Richard Louhenapessy katakan, kali ini Telkom telah memfasilitasi pembuatan fiber optic diseluruh Desa/Negeri dan pemerintah kota (Pemkot) Ambon akan tindaklanjuti dengan mendorong sarana dan fasilitas itu kepentingan masyarakat bisa mengakses.

“Dalam waktu dekat lewat Kominfo, itu akan menyiapkan unit-unit masyarakat yang ada di Desa Negeri lewat mengoptimalkan peranan dari BUMDes dalam bentuk kerjasama dengan Kominfo untuk memfasilitasi fasilitas internet pelayanan IT kepada masyarakat,” tandas Walikota di Imperial Inn Hotel, Senin (30/11).

Secara ekonomis kata dia, memang kurang menguntungkan buat Telkom tapi dalam perspektif politik tidak bisa. Sebab ini masyarakat kota dan mereka juga punya hak untuk mendapatkan akses internet secara baik.

“Beberapa waktu lalu, saya menghadap Kementerian Kominfo, Komisaris dan Direksi Telkom lalu saya bicara. Saya bersyukur Telkom sudah siapkan fiber optic yang memudahkan kita bisa kembangkan sarana prasarana internet dari Hukurila, Ema, Kilang, Naku, Hatalai, Siwang, Seri. Itu 7 lokasi yang sedang kita dorong,” jelasnya.

Hal ini juga menurutnya, sejalan dengan program yang sekarang dilaksanakan bagaimana menjadikan desa-desa bersih narkoba (Bersinar).

“Dengan internet itu lalu mereka juga sudah bisa lihat bagaimana bahayanya narkoba. Kemudian potensi-potensi yang bisa menciptakan disintegrasi. Misalnya mereka tidak punya informasi cukup dengan akses itu, bisa dibayangkan paling mudah orang membohongi mereka,” tukasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kota Ambon Joy Adriaansz katakan, usai pemasangan fiber optik oleh Telkom, langsung dilanjutkan dengan smart RT/RW yang diawali dengan pemasangan 300 titik WiFi station.

“Namun setelah kami koordinasi, Telkom hanya mampu ditahun ini memasang 100 titik. Maka kita berharap tiap Desa/Negeri, kelurahan itu dalam tahun ini sudah punya tambahan lagi dua titik smart RT/RW untuk WiFi station gratis bagi masyarakat,” jelasnya di Balaikota.

“Jika demikian maka tahun ini kita punya 119 WiFi station gratis untuk masyarakat, setelah sebelumnya sudah ada 19, 15 dari Telkom dan 4 dari Lintasarta. Harusnya 300, hanya Telkom mampu 100 tahun ini. Tambahan 200 WiFi station tahun depan jadi total 319 titik WiFi station, tahun ini baru 119,” kuncinya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed