Sejumlah Titik di Ambon Bakal Diterangi 1.500 Lampu

AMBON,MRNews.com,- Sejumlah titik desa, negeri atau kelurahan di Kota Ambon khususnya di jalan utama yang selama ini masih merasakan kegelapan, nampaknya dalam waktu sudah bisa menikmati terangnya lampu. Pasalnya, kota Ambon telah mendapat bantuan kurang lebih 1500 lampu solar home system (SHS) dari tenaga surya lewat Program Indonesia Terang/Program Desa Terang (PDT) dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)-PT PLN dan beberapa pihak lainnya yang dikoordinir Gerakan Nelayan Tani Indonesia (GNTI).

Walikota Ambon, Richard Louhenapessy mengatakan, bantuan kurang lebih 1500 lampu solar cel itu akan dipakai untuk mengisi seluruh jalur-jalur yang masih gelap, salah satunya di kecamatan Leitimur Selatan (Leitisel). Kemudian dari kawasan Telaga Kodok ke Air Ali, kecamatan Teluk Ambon, lalu juga dipakai dari kawasan Air Louw sampai ke Desa Seri, Kecamatan Nusaniwe. Kemudian juga akan dipakai di Kudamati Atas.

“Pemerintah kota (Pemkot) mendapat bantuan kurang lebih 1500 lampu solar cel, yang nanti akan kita pakai untuk mengisi seluruh jalur-jalur yang masih gelap, di semua kecamatan. Intinya semua tempat-tempat gelap, kita akan isi supaya betul-betul dia akan berguna dan bermanfaat bagi masyarakat. Dalam waktu dekat akan tindaklanjuti. Karena barangnya sementara dalam proses kirim. Kita menunggu, kalau sudah ada segera dipasang agar Ambon seluruhnya terang,” ujar Walikota usai pertemuan bersama Linmas se-kota Ambon di hall MCM, Senin (8/4/19).

Dirinya berharap, bantuan tersebut dapat tiba di kota Ambon sebelum Pemilu 17 April 2019 berlangsung agar dapat dinikmati masyarakat. Karena ini sama sekali tidak ada kaitan dengan pemilihan Presiden dan Pileg.

“Nggak ada kaitan. Sebab ini permohanan dari kita sejak bulan Desember 2018, lalu dibantu lewat Program Desa Terang. Sebab kita ingin Ambon Terang di malam hari bisa terwujud. Sesuai dengan niat pemerintah Indonesia lewat Presiden Joko Widodo yang targetkan Indonesia Terang dengan memiliki lampu di April 2019,” tukasnya.

Diketahui, GNTI melalui salah satu programnya, yakni PDT memberi bantuan kepada masyarakat pedesaan yang belum teraliri listrik di seluruh Indonesia dengan menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Bantuan yang diberikan kepada masyarakat desa, dengan sistem penerangan PLTS berupa Penerangan Jalan Umum (PJU) dan SHS, dimana program tersebut bentuk dukungan kepada pemerintah dalam melaksanakan program Indonesia maju dan sejahtera. Indonesia Timur termasuk Provinsi Maluku menjadi sasaran program ini, dengan menyasar 12.695 desa di tahun 2019. (MR-02)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *