by

Sehari, Empat Desa/Negeri di Ambon Jadi Kampung Tangguh Nusantara

-Kota Ambon-80 views

AMBON,MRNews.com,- Dalam sehari, empat desa/negeri didua kecamatan berbeda di Kota Ambon dinobatkan Walikota Ambon Richard Louhenapessy menjadi kampung tangguh nusantara (KPN) milik warga petani, Selasa (10/11).

Keempat desa/negeri itu antara lain desa Poka, desa Wayame dan desa Hunuth di Kecamatan Teluk Ambon serta Negeri Naku di Kecamatan Leitimur Selatan (Leitisel).

Menariknya, keempat KPN itu dilaunching bertepatan dengan peringatan hari Pahlawan ke-75.

Pejabat Kepala Desa Poka Erick Van Room mengaku, KTN ini program Panglima TNI dan Kapolri untuk penanganan COVID-19 dibidang kesehatan, keamanan dan ekonomi yang diharapkan mampu menjawab problematika ketahanan pangan dimasyarakat dengan memanfaatkan lahan diwilayah sekitar menjadi produktif.

“KTN memberi motivasi kepada masyarakat agar bersama mencegah penyebaran COVID-19. Program ini patut diapresasei sebagai langkah inovasi dan bukti keseriusan TNI-Polri membantu pemerintah dalam menanggulangi COVID-19,” ujar Erick dalam laporannya.

KTN ini sekaligus mengedukasi masyarakat ditiga desa di Teluk Ambon untuk siap menghadapi era new normal. Bukan saja menjadi desa tangguh melawan dan menangkal COVID-19, namun diharapkan menjadi kampung tangguh dalam hal pangan sehingga ditengah masa pandemi masyarakat tidak alami kekurangan pangan.

“Diharapkan solidaritas social dan modal social menjadi spirit untuk sama-sama membangun komitmen hentikan penyebaran COVID-19 di Poka, Wayame dan Hunuth. Sebab tiga desa ini punya potensi untuk dikembangkan menjadi daerah produktif pertanian, karena selain struktur alamnya yang mendukung juga ditunjang SDM mumpuni,” ungkap Erick.

Untuk jumlah petani tambahnya, di Desa Poka ada 12 petani dalam 2 kelompok, Wayame 14 petani dan Hunuth 5 petani. Tentu kegiatan ini jadi spirit dan motovasi untuk terus meningkatkan hasil produksi agar dapat memberi dampak bagi kesejahteraan petani.

Sementara Walikota Ambon Richard Louhenapessy mengakui, KTN yang diprakarsai TNI/Polri merupakan langkah positif dan konstruktif dalam membantu masyarakat dimasa-masa sulit, terutama dalam situasi pandemi COVID-19.

“Apresiasi dan penghargaan bagi Pangdam XVI/Pattimura, Kapolda Maluku serta DanLantamal IX Ambon, atas dukungan dan partisipasi anggota TNI/Polri yang selalu memback up seluruh kegiatan Pemkot Ambon, khususnya terhadap pencanangan KTN yang sudah kesekian kalinya,” tuturnya.

KTN bagi Louhenapessy sangat penting, karena bukan saja aspek ketahanan pangan atau aspek ekonomis saja yang menjadi perhatian, tetapi aspek lain juga diperhatikan.

“Ketahanan pangan itu penting sebagai jawaban antisipasi COVID-19 saat ini, namun didalamnya ada juga aspek lain yang diperhatikan,’’ jelasnya.

Dalam program KTN, sambung politisi Golkar itu, apsek lain yakni dari sisi kesehatan mendapat perhatian pula, sebab ketika ekonomi masyarakat tangguh, maka kesehatan juga baik, begitu pun sebaliknya.

“Aspek keamanan juga turut berpengaruh. Selain aspek ekonomi, optimalisasi pelayanan kesehatan bagi masyarakat juga turut menjadi perhatian,” kunci mantan ketua DPD Golkar kota Ambon. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed