by

Sebulan Jelang Natal, Pemkot Mulai Pasang Pernak-pernik

AMBON,MRNews.com,- Sebulan lebih menjelang perayaan Natal pada 25 Desember mendatang, Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Bagian Umum dan Perlengkapan mulai ancang-ancang untuk memasang pernak-pernik Natal di sejumlah titik strategis di pusat kota Ambon. Proses pemasangan tersebut akan dilakukan mulai besok (hari ini-red) hingga tuntas di akhir bulan November atau sebelum masuk Desember.

Sejumlah lokasi utama yang bakal dijadikan area pemasangan pernak-pernik Natal berupa lampu, hiasan Natal lainnya yakni jalan AY Patty, jalan raya Pattimura, depan kantor Balaikota Ambon, Pattimura Park, jalan Diponegoro dan depan rumah jabatan Walikota Ambon di Karang Panjang.

“Kita mulai besok akan memasang pernak-pernik Natal di sejumlah titik strategis yakni di jalan AY Patty, jalan raya Pattimura, depan Balaikota, nanti juga akan dipasang di Pattimura Park untuk pohon Natal besar. Lalu di depan rumah jabatan Walikota akan dipasang kereta kuda seperti tahun-tahun lalu,” ungkap Kabag Umum dan Perlengkapan Pemkot Ambon Chris Waas kepada media ini di ruang kerjanya, Selasa (19/11/19).

Sementara itu di Tugu Trikora diakuinya tidak dipasang pernak-pernik Natal seperti tahun-tahun sebelumnya karena baru direnovasi dan memang sudah ada lampu. “Pemasangan pernak-pernik Natal terpusat di dalam kota saja, tidak ada di bagian jalur ke semenanjung Nusaniwe maupun Baguala. Itu khusus dalam kota saja,” beber Waas.

Alasan pihaknya memasang pernak-pernik Natal sebelum tanggal 1 Desember karena diakui Waas, supaya menarik perhatian masyarakat khususnya yang beragama Kristen agar juga bisa berpartisipasi melakukan hal serupa, jauh-jauh hari untuk menyambut Natal. Tak kalah penting memang, kesiapan hati dalam menyambut Natal, bukan saja lewat simbolisasi.

“Memang sebenarnya, bukan tunggu Natal baru kita pasang pernak-pernik, tapi diupayakan lebih awal sehingga ada muncul keinginan dari publik juga mempersiapkan diri. Tanggal 1 Desember katong (kita) sudah tuntas pemasangan pernak-pernik Natal supaya masyarakat lewat dan lihat, mereka ada semangat untuk bikin (buat) rame dalam kota, di lorong atau gang-gang,” demikian Waas. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed