by

Saulatu Sambut Pemekaran Kabupaten Pulau Ambon

AMBON,MRNews.com.-. Anggota Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Halimun Saulatu mengapresiasi keinginan Walikota Ambon, Richard Louhenapessy untuk mengrealisasi pembangunan New Port Ambon di Desa Waai, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, sebagai pintu masuk pemekaran kabupaten Pulau Ambon dan menjadi daerah otonom baru.

Politisi Demokrat dari daerah pemilihan Maluku Tengah ini setuju kalau Kabupaten Pulau Ambon mekar dengan merangkul daerah Leihitu dan Salahutu.

“Kalau ada keinginan dari Pak wali untuk pemekaran Kabupaten Pulau Ambon, setelah pembangunan New Port Ambon, saya sangat setuju,”ujar Saulatu.

Dengan begitu, memperpendek jarak untuk pengurusan dan akstifitas masyarakat sehingga pembagian kue pembangunan bisa terbagi merata dan dinikmati masyarakat.

“Jadi memang Ambon New Port dibangun di Desa Waai, Kecamatan Salahutu. Pembebasan lahan dibiayai oleh APBN. Nilai investasi puluhan trilyun. Serap tenaga kerja ratusan ribu orang. Nah, ini berdampak bagi Maluku khususnya di Salahutu dan Leihitu,”jelasnya.

Perjuangan Salahutu dan Leihitu menjadi daerah otonom baru, setidaknya bukan baru saat ini.Sebelumnya keinginan tokoh masyarakat didaerah itu ingin pisah dari Maluku Tengah, selain memperpendek tentang kendali pelayanan publik, proses pembangunan didaerah itu bisa dimaksimalkan.

“Kalau sejumlah desa di Leihutu dan Tulehu kalau dusun dimekarkan menjadi desa bisa ada kecamatan baru,”harapnya.

Dirinya berharap, sejumlah desa didaerah itu bisa ikhlas memekarkan dusun yang ada menjadi desa. Selain mempersiapkan pemekaran kabupaten, dusun yang dimekarkan bisa mendapat Alokasi Dana Desa dan Dana Desa . (MR-01)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed