by

Saulatu Minta Pemda Ubah Pola Perencanaan Anggaran

AMBON,MRNews.com.- Anggota Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Halimun Saulatu menegaskan kalau Pemerintah Daerah (Pemda) Maluku diminta untuk merubah pola perencanaan yang selama ini mengejar anggaran agar serapan bisa maksimal.

Disebutkan, pengalaman yang selama ini diikuti, serapan anggaran Pemda setiap enam bulan baru mencapai 30-35 persen setelah itu baru di enam bulan kemudian barulah Pemda Maluku mengejar target.

“Mestinya tidak seperti itu, harusnya enam bulan awal sudah harus masuk 40-50 persen, karena biar bagaimanapun serapan anggaran berpengaruh terhadap kebijakan dan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Saulatu berharap apa yang disampaikannya dapat menjadi masukan untuk perencanaan kedepan.

“Saya melihat masih begitu banyak anggaran perjalanan dinas, walaupun memang fungsi provinsi adalah koordinasi, sehingga dapat memaksimalkan kegiatan yang menekan penurunan angka kemiskinan” jelas Saulatu di DPRD, Rabu (1/12).

Dirinya juga meminta agar distribusi anggaran di tahun 2022 melalui program kerja di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) diarahkan kepada daerah yang memiliki angka kemiskinan tertinggi.

“Itu yang kita tekankan harus ada pemerataan anggaran”ujarnya.

Diharapkan dalam pembagian anggaran tidak boleh disamaratakan. Walaupun kata Saulatu dalam kebijakan menjadi tanggungjawab kabupaten/kota, sedangkan provinsi hanya bersifat koordinasi, tetapi harus ada peran melalui program yang menyentuh langsung masyarakat.

Saulatu meminta adanya kebijakan khusus bagi daerah yang masih tertinggal, atau daerah dengan angka kemiskinan tinggi, misalnya Kabupaten Kepulauan Aru, Kabupaten Maluku Barat Daya, dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar. (MR-01)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed