Satu Mucikari Prostitusi Online Dalam Pengejaran Polisi

AMBON,MRNews.com,- Satu orang mucikari dalam kasus prostitusi online yang melibatkan 18 ABG, berinisial T masih buron alias dalam pengejaran polisi. Sementara dua orang mucikari yang digrebek di penginapan Nyaman berinsial K dan F, telah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik PPA Satreskrim Polres Pulau Ambon dan P.p Lease.

Tersangka K dan F setelah ditetapkan menjadi tersangka, keduanya langsung ditahan di Mapolres oleh polisi. Hal tersebut diungkap Kasubag Humas Polres Pp Lease, Ipda Julkisno Kaisupy kepada awak media.

“Satu mucikari berinisial T dalam pengejaran polisi. Dua mucikari lain sudah jadi tersangka dan ditahan di Mapolres. Salah satu mucikari kita duga adalah penyuka sesama jenis. Menurut keterangan saksi ada tiga mucikari, artinya dua sudah jadi tersangka, masih satu lagi yang dikejar polisi,” ujar Julkisno, Kamis (21/2/19).

Sebelumnya dikatakan, penetapan dua mucikari sebagai tersangka setelah penyidik melakukan langkah-langkah yakni pemeriksaan terhadap 18 orang saksi. Para mucikari yang sudah jadi tersangka ini pun dikenakan dengan pasal 81 dan 88 tentang UU Perlindungan Anak yakni memaksa anak untuk bersetubuh dan juga eksploitasi anak.

Dari hasil pemeriksaan tambah mantan Kapolsek Teluk Ambon itu, hampir semua ABG yang digrebek di penginapan Nyaman itu asli anak Ambon. Sedangkan soal lamanya bisnis prostitusi online oleh kelompok ini berjalan, masih didalami pihak kepolisian, namun yang jelasnya sudah berjalan sekian bulan.

“Hanya persis kapan itu kita masih dalami. Sementara dari saksi (para ABG) ada yang sudah dikembalikan ke orang tua, sedangkan yang tidak punya keluarga lagi bersama dengan pendamping pekerja sosial,” tutup Jul, sapaan akrab Julkisno, Rabu (20/2/19). (MR-02)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *