by

Sambut HUT RI, 8 Tuntutan Dilayangkan OKP Cipayung Plus Ambon

-Kota Ambon-386 views

AMBON,MRNews.com,- Menyambut hari ulang tahun (HUT) ke 75 Republik Indonesia 17 Agustus, 8 tuntutan dilayangkan OKP Cipayung Plus kota Ambon yang terdiri dari GMKI, PMKRI, PMII, GMNI, HMI, IMM dan KAMMI.

Tuntutan itu terungkap lewat deklarasi merajut kebhinekaan ditengah Pandemi Covid-19, di Panaroma Resto-Karang Panjang Ambon, Minggu (16/8) oleh Ketua Presidium PMKRI Cabang Ambon Urbanus Metintomwat, Ketua GMKI Cabang Ambon Almindes F Syauta, Ketua HMI Cabang Ambon Burhanudin Rumbouw, Sekretaris GMNI Cabang Ambon Alberthus Pormes, Ketua IMM Cabang Ambon Arjun Bola, Ketua KAMMI Kota Ambon Ahmad F Mony dan perwakilan PMII Ambon Adi Toisutta.

8 tuntutan diantaranya, pertama, meminta seluruh komponen bangsa menyatukan energi dan sumber daya untuk memperkuat upaya melawan Covid-19 dengan mengesampingkan motif politik, sekat-sekat ideologi, kepartaian, dan kepentingan sempit lainnya.

Kedua, mengesampingkan kepentingan kelompok dan kepentingan lainnya diatas kepentingan bangsa dan negara. Ketiga, mengajak seluruh elemen masyarakat menghentikan sikap saling menghujat dan provokasi yang justru melemahkan upaya pemerintah dalam melawan Covid-19.

Keempat, meminta pemerintah memperkuat koordinasi antar instansi dan antar level pemerintahan serta mengkomunikasikan secara utuh perkembangan penanganan Covid-19 kepada masyarakat.

Kelima, mengawal bersama-sama implementasi program tanggap darurat dan penanganan dampak sosial ekonomi Covid-19 yang sudah disiapkan oleh pemerintah, sehingga berjalan efektif dan tepat sasaran.

Keenam, mendorong pemerintah lebih memperhatikan tenaga kesehatan dengan segera memberikan apresiasi berupa realisasi hak dalam tempo sesingkat-singkatnya. Ketujuh, memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh tenaga medis yang mempertaruhkan kesehatan dan keselamatannya dengan berada di garda paling depan dalam penanganan Covid-19.

Kedelapan, melalui momentum HUT ke-75 RI, diharapkan agar pandemi ini segera berakhir, dan masyarakat dapat beraktivitas kembali secara normal.

“Kondisi pandemi Covid-19 dan momentum HUT ke-75 RI, mestinya menggugah kita semua untuk mencurahkan perhatian lebih bagi upaya menjaga dan memperjuangkan kebhinekaan sebagai jati diri kebangsaan Indonesia. kami berharap agar delapan tuntutan kami dapat disepakati bersama oleh seluruh elemen masyarakat,” terang Ketua GMKI Cabang Ambon Almindes Syauta.

Pandemi Covid-19 yang terjadi kata dia, sangat berdampak besar bagi masyarakat. Banyak korban berjatuhan, hilangnya rasa aman masyarakat dalam melakukan aktivitas sosial, hingga kerugian finansial. Namun menjadi musuh bersama semua pihak untuk menanganinya.

“Kondisi tersebut menjadi momentum bagi bangsa Indonesia memperkuat semangat gotong royong dan persatuan di HUT ke-75. Covid-19 merupakan tantangan untuk menunjukan posisi dimana negara kita berada sebagai sebuah bangsa dalam hubungan antar bangsa. Kita sedang diuji, namun tidak boleh terpuruk dan harus cepat bangkit menjadi bangsa yang kuat,” ungkapnya.

Pandemi ini juga tambah ketua HMI Cabang Ambon Burhanudin Rumbouw bagian dari momentum untuk menekankan pentingnya Pancasila sebagai dasar ideologi negara yang menguatkan Indonesia sebagai bangsa yang menjunjung tinggi nilai persatuan, solidaritas dan gotong royong.

“Indonesia sejak kelahirannya dirancang founding fathers bangsa untuk menjadi negara pluralis, negara yang inklusif lagi toleran, negara satu untuk semua, semua untuk satu, ber-Bhinneka Tunggal Ika. Sebagai pewaris Indonesia merdeka, mari kita menjaga dan memperjuangkan kebhinekaan agar tetap menjadi warna dan nuansa di Republik ini,” kuncinya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed