by

Safari Ramadhan Pemkot Sasar Tiga Lokasi di 2 Kecamatan

AMBON,MRNews.com,- Safari Ramadhan yang dilakukan pemerintah kota (Pemkot) Ambon dalam rangka sambut Idul Fitri 1442 Hijriah selama tiga hari, Rabu-Jumat (5-7 Mei 2021) menyasar tiga (3) lokasi didua kecamatan.

Tiga lokasi itu diantaranya Negeri Rumahtiga dan Negeri Laha kecamatan Teluk Ambon serta Negeri Batumerah Kecamatan Sirimau.

Rumahtiga jadi daerah pertama Safari Ramadhan dengan penyaluran 750 paket Sembako kepada masyarakat kurang mampu. Akan dilanjutkan besok di Laha dan berakhir di Batumerah.

“Tiga titik jadi fokus Safari Ramadhan Pemkot tahun ini. Hari pertama Safari Ramadhan terpusat di dusun Air Ali Taeno. Tapi sasaran penerima ada tujuh dusun, lima dusun di Negeri Rumahtiga dan dua dusun di Desa Wayame,” tandas Kabag Kesra Kota Ambon Fenly Masawoy disela safari Ramadhan, Rabu (5/5).

Safari Ramadhan kata dia, kegiatan rutin setiap tahun dibulan suci Ramadhan oleh Pemkot sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat yang akan merayakan Idul Fitri. Tahun lalu karena peningkatan kasus COVID-19, maka safari Ramadhan tidak dilakukan.

“Tahun ini karena kita lihat kondisi kota dalam penanganan COVID-19 sudah semakin baik maka kebijakan kita tidak dilakukan buka puasa bersama mengisi safari Ramadhan. Tapi digantikan dengan pembagian sembako. Hikmah safari ini, Pemkot mengunjungi masyarakat untuk berbagi berkah dan silaturahmi tetap terlaksana,” beber Fenly.

Alasan Safari Ramadhan menyasar tiga lokasi itu kata Fenly, karena identiknya masyarakat ekonomi kebawah. Seperti di Negeri Rumahtiga mayoritas di lima dusun adalah pekerja non formal seperti petani, pedagang, buruh. Demikian juga di Laha dan Batumerah.

Sebelumnya, Sekretaris Kota Ambon Anthony Gustaf Latuheru saat membuka safari Ramadhan berharap bantuan sembako yang diberikan Pemkot sekiranya bisa dimanfaatkan dalam bulan suci Ramadhan serta menyongsong Idul Fitri.

“Jangan lihat isinya, tetapi lihat keikhlasan Pemkot dalam membantu masyarakat dibulan baik ini menuju hari kemenangan. Jangan berdoa sedikit. Tapi banyak-banyak. Sehingga mendapatkan keberkahan baik kepada kalian maupun Pemkot,” tukas Latuheru di dusun Air Ali Taeno Atas Negeri Rumahtiga, Rabu (5/5).

Dimasa pandemi ini, diakui Latuheru, pemerintah lakukan pembatasan masyarakat. Salah satunya melarang buka puasa bersama secara massal, tetapi bisa dalam bentuk terbatas.

“Hal ini untuk mengeliminir terjadinya penyebaran kasus COVID-19 di Kota Ambon selama bulan Ramadhan maupun Idul Fitri,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed