by

Saat Peresmian Nama RSUP Leimena, Gubernur “Lupakan” Wagub

AMBON,MRNews.com,- Ada hal menarik dari prosesi peresmian pemberian nama Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr Johanes Leimena Kementerian Kesehatan di Maluku, Rabu (16/10/19). Manakala Gubernur Maluku Murad Ismail dalam sapaan mengawali sambutannya lupa menyebut nama Wakil Gubernur (Wagub) Maluku Barnabas Orno. Padahal Wagub ada di lokasi acara dan duduk bersebelahan dengan Gubernur, Menteri Kesehatan (Menkes), Dirjen dan mantan Wakil Gubernur Maluku Zeth Sahuburua yang juga lupa disebut Murad.

Bahkan, penyebutan Walikota Ambon pun lebih didahului setelah Menkes RI pada urutan ketiga sapaan sejumlah pejabat yang hadir. Padahal, Walikota tidak hadir dan hanya diwakili Asisten I Setkot Ambon Mien Tupamahu. Entah sengaja atau tidak, tetapi diakhir sapaan seluruh pejabat barulah mantan Dankor Brimob itu tersadar bahwa dirinya lupa menyapa “sang istri politik” Wagub yang hadir bersamanya menemani pejabat Kemenkes.

Pembelaan pun dilakukan Gubernur. Mantan Kapolda Maluku itu dalam raut wajah antara serius dan senyum mengaku tidak disapa Wagub saat menyampaikan sambutan karena sesuai sambutan yang diterima dan dipegangnya tidak tertera Wagub, padahal orangnya ada.

“Maaf, saya lupa sapa pa Wagub karena memang tidak tertulis dalam sambutan yang ada ini, padahal beliau ada. Maaf pa Wagub,” ungkap Gubernur yang kemudian melanjutkan pembacaan sambutannya.

Saat tak disapa Gubernur, terlihat Wagub hanya senyum-senyum dan sepanjang sambutan Gubernur, mantan Bupati Maluku Barat Daya (MBD) itu hanya menunduk hingga akhir tapi sesekali mengangkat muka sembari berbincang dengan Wakil Ketua DPRD Maluku Richard Rahakbauw. Usai acara, baik Sahuburua maupun Orno memilih keluar menuju mobil dan tak lama kemudian meninggalkan lokasi. Sementara Gubernur dan Menkes bersama rombongan sedang berkeliling meninjau sejumlah ruangan RSUP.

Berbanding terbalik dengan Gubernur yang lupa menyapa Wagub, Menkes RI Nila Juwita Moeloek dalam sambutannya secara lantang menyapa Gubernur kemudian Wagub. “Ini pertama kali saya bertemu bapak berdua setelah dilantik di Istana Presiden. Padahal saya sudah beberapa kali berkunjung ke Maluku,” ujar Menkes Nila.

Kepada awak media, Wagub mengaku tidak kecewa dengan sikap Gubernur yang lupa menyapanya. Dirinya beralasan yang menyusun sambutan Gubernur, Wagub dari bagian Humas dan Protokoler. Sehingga mestinya itu disusun, sebelumnya Karo Humas harus baca, periksa. Lalu kemudian sampai ke Sekda atau Asisten juga mesti diperiksa. Sehingga ketika ditemukan hal semacam atau cara seperti itu yang akan merusak keharmonisan pemerintahan.

“Karena apa? bukan soal Abas Orno-nya atau bukan soal pa Murad pribadinya. Tapi soal etikanya. Dan itu sudah beberapa kali terjadi. Kalau yang seperti itu khan bisa saja saya salah paham terhadap pa Gubernur. Padahal harus diingat, ada tiga hal yang membuat acara itu bagus yaitu MC, sound system dan penerima tamu. Ketika tiga ini rusak, maka rusak semuanya. Kemudian sambutan-sambutan, soal penyebutan dan urut-urutan itu. Soalnya disitu,” kesal mantan Wabup MTB itu.

Orno mengaku, berbicara ini karena pengalaman sebagai PNS, Camat, pejabat di kantor Bupati, Wabup MTB, lalu Bupati MBD hingga tidak pernah putus sampai hari ini. Sehingga sangat tahu soal etika itu.

“Pa Gubernur tidak salah. Tadi khan beliau sudah klarifikasi. Tapi sudah sering sambutannya khan begitu. Sudah sering. Jadi saya juga bingung sebenarnya. Tadi baru saya tahu sebenarnya soal Humas. Nanti saya mau panggil. Ini yang membuat mengapa kebanyak saya tidak baca sambutan karena saya khawatir sambutan qualified tidak. Itu artinya tidak terstruktur soal sortirnya. Saya tidak tahu, kalau ini unsur sengaja kurang ajar betul, ini mau merusak hubungan Gubernur dan Wagub,” paparnya.

Faktanya, setelah dicek ke Humas Pemprov tentang sambutan Gubernur itu memang tidak tertera nama Wagub dalam sapaan “yang terhormat”. Setelah Menkes RI langsung sapaan berikut adalah Walikota Ambon, pimpinan dan anggota Forkopimda Maluku. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed