by

Rusunawa Bagi Pengungsi Kebakaran, Asal Tanah Jelas

-Kota Ambon-278 views

AMBON,MRNews.com,- Pembangunan rumah susun sewa (Rusunawa) jadi opsi kedepan bagi para pengungsi korban kebakaran di Ongkoliong. Sebab jumlah korban terdampak cukup banyak mencapai 630 dari 83 kepala keluarga. Namun, masalah status tanah jadi pertimbangan matang dan jadi domain pemerintah.

Ketua DPRD Kota Ambon Ely Toisuta mengaku, perlu memberi kesempatan Pemerintah Kota (Pemkot) untuk membahas terkait penanganan lanjutan terhadap korban kebakaran. Sebab yang dihadapi Pemkot saat ini bukan saja korban kebakaran, tetapi juga penanganan wabah covid-19 di Kota Ambon.

“Terkait usulan Rusunawa salah satu pimpinan DPRD, nanti dilihat dulu karena status tanah harus jelas. Apalagi korban kebakaran didominasi kos-kosan yang bukan tanggungjawab Pemkot. Dalam situasi ini, kita hadir menyelesaikan persoalan ini,” terangnya usai rapat konsultasi bersama BPBD, Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial Pemkot Ambon di DPRD, Selasa (31/3/20).

Untuk sementara diakuinya, ada usulan membagi para pengungsi jadi dua lokasi, satunya ke lapangan bola Hatukau-Galunggung. Sebab, lahan yang sekarang ditempati untuk pembangunan tenda pengungsi tanah milik orang. Maka hasil pendataan oleh Pemkot, disampaikan ke DPRD agar itu bisa disikapi segera.

“Dilihat apakah lokasi memadai, kalau tidak ada usulan bisa disikapi ke lapangan Galunggung. Tapi didata betul yang punya rumah mana dan pendatang yang tinggal di kos-kosan mana. Nanti kita rapat lagi untuk mengetahui berapa total pengungsi sesuai klasifikasinya. Termasuk berapa usulan anggaran penanganan pengungsi kebakaran,” terang politisi Golkar.

Usulan membangun Rusunawa bagi pengungsi awalnya datang dari Wakil Ketua DPRD Rustam Latupono saat rapat. Latupono menilai, Rusunawa salah satu solusi lantaran jumlah pengungsi mencapai 630 jiwa dari 82 KK. Dengan target, agar tidak ada lagi kawasan kumuh dikawasan Ongkoliong dan Pemkot dapat mengontrol jumlah penduduk.

“Saya usul Pemkot misalnya bangun Rusunawa atau apa, sebab pengungsi cukup banyak. Memang kalau diverifikasi pasti menurun karena banyak pendatang, rata-rata kos-kosan. Terpenting Pemkot ada kepedulian. Sebab bagaimana pun mereka adalah masyarakat kota Ambon,” tegas Latupono.

Terkait lahan, sebutnya, sebagian pengungsi tinggal diatas lahan hasil reklamasi. Kewenangan atas lahan reklamasi ada di Pemkot. Sehingga usulan pembangunan rusun diatas tanah reklamasi bisa menjadi solusi untuk ratusan pengungsi kebakaran di Ongkoliong. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed