by

“Ruang Juara” : Melompat dari Ruang Paripurna ke Ruang Publik

-Opini-334 views

AMBON,MRNews.com,- Cara kita membangun daerah adalah dengan membangun pendidikan. Ini adalah investasi bagi masa depan sumber daya manusia yang handal di Tanimbar. Sebagai orang-orang Tanimbar, kami merindukan Tanimbar Cerdas.

Tetapi sejauh mana kerinduan itu berwujud dalam bentuk kepedulian atau keikutsertaan kita untuk mewujudkannya. Menjadikan Tanimbar Cerdas harus didesain dalam “upaya sengaja” dari berbagai pihak sebagai elemen yang bertanggung jawab.

Saya melihat upaya sengaja ini datang dari salah satu legislator muda, Ricky Jauwerissa yang mencoba mendesain mimpi besarnya untuk mewujudkan dan menjadikan Tanimbar Cerdas sebagai gerakan bersama.

Mimpi ini kemudian dikonkritkan lewat program “Ruang Juara” yang digagasnya sebagai usaha sengaja untuk mempersiapkan ruang bagi anak-anak Tanimbar untuk dapat belajar dan menikmati pendidikan sebagaimana layaknya.

Untuk mewujudkan program tersebut ia menggandeng Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STIKP) Saumlaki untuk menyiapkan tenaga-tenaga pengajar entah para dosen atau mahasiswa untuk dikirim ke desa-desa dan membangun pendidikan di sana. Sebab justru pendidikan-pendidikan di desa-desa sampai sekarang mengalami masalah laten yang tak kunjung tuntas yaitu kurangnya tenaga guru.

Tujuannya cuma satu yaitu mewujudkan Tanimbar Cerdas yang sesungguhnya adalah perwujudan konkrit dari visi kepemimpinan di daerah ini yang nampak kurang mendapat perhatian.

Sebagai legislator muda ia berhasil membuat sebuah terobosan besar dengan keluar dari fungsi pengawasan yang melekat dalam tugas dewannya dengan menembusi “ruang paripurna” menuju ke “ruang publik” yang berhubungan langsung dengan anak-anak Tanimbar.

Bahkan bersedia memberikan gaji dewannya yang puluhan juta itu untuk mewujudkan anak-anak tanimbar yang cerdas itu. Tentu ini adalah keiklasan yang tulus sebab ia adalah satu dari sedikit sekali para legislator kita yang bersedia menyerahkan semua gajinya untuk pendidikan.

Pihak kampus yang dipimpin oleh Srue Olivier menyambut dengan baik program Ruang Juara RJ sebagai bentuk Pengabdian Masyarakat yang adalah elemen penting dari perguruan tinggi dan membangun program “belajar sehari dalam seminggu, seminggu dalam sebulan, kelas inspirasi dan kelompok belajar malam”.

Program yang difokuskan pada mata pelajaran Bahasa Inggris dan Matematika ini kini telah menembusi beberapa desa diantaranya Lermatang, Latdalam, Matakus, Olilit Raya, Lingat dan beberapa desa lainnya.

Sebagai anak Tanimbar saya memberi rasa hormat kepada anak muda satu ini, Ricky Jauwerissa bahkan ia mengungkapkan kepada saya bahwa ia mendapat dukungan kuat dari istrinya.

Semoga mimpi untuk membawa Tanimbar Cerdas ini berwujud berkat yang memberkati daerah ini. Mimpi ini pula yang telah membawanya menjadi legislator muda dan mendapatkan kepercayaan sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Tanimbar. (Maryo Lawalata, Pendeta di Jemaat Lingat Kepulauan Tanimbar).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed