by

RPH Tawiri Segera Digunakan, RPH Mardika Dialihfungsikan

-Kota Ambon-358 views

AMBON,MRNews.com,- Rumah potong hewan (RPH) yang telah dibangun oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon di kawasan Hila Tanah Putih, Desa Tawiri Kecamatan Teluk Ambon direncanakan dalam waktu dekat segera digunakan atau dimanfaatkan. Sedangkan RPH Mardika bakal dialihfungsikan menjadi tempat penjualan daging. Namun masih perlu pengkajian sebab tak bisa daging ayam dan sapi dijual bersamaan dengan daging babi. Hal itu disampaikan Sekretaris Kota Ambon, A.G Latuheru kepada wartawan di Balai Rakyat Belakang Soya, Jumat (28/9/18).
Belum dimanfaatkannya RPH Tawiri pasca dibangun beberapa waktu lalu, kata Latuheru lantaran belum memiliki kolam penampungan limbah. Karena prioritasnya adalah air, dimana saat ini sudah mulai proses pengeboran air. Bila sudah ada air maka sudah dapat difungsikan. Selain itu, RPH Mardika tetap difungsikan untuk yang lain, bukan ditutup.
“RPH Tawiri masih ada kendala yaitu, kolam pengelolaan limbah belum ada, memang masih dalam proses pekerjaan. Kalau itu sudah jadi, maka baru bisa dipakai. Sementara RPH Mardika bukan ditutup, kita akan ahlifungsikan. Bisa saja nanti kita dikembangkan menjadi tempat jualan daging. Tapi kami ingin jual dagingnya terpisah, nanti kita akan kaji lagi. Yang jelas tetap akan difungsikan, sebab itu adalah tanah milik Pemkot,” ujar Latuheru.
Pernyataan Sekkot ini pun sekaligus menepis penjelasan Kepala Dinas Pertanian Kota Ambon, Jhon Tupan beberapa waktu lalu yang berjanji untuk memfungsikan RPH di Desa Tawiri segera. Ditambah lagi, Tupan juga pernah berjanji dalam rapat dengan komisi III DPRD terkait RPH yang akan difungsikan sebelum Hari Raya Idul Fitiri tahun ini. Namun hingga Lebaran berlalu sampai dengan saat ini tak kunjung ditepati.
“Kita sebelumnya memang berjanji akan fungsikan RPH sebelum Idul Fitri, namun saya ingin katakan tidak semudah itu, sebab harus melalui tahapan, namun tentu kita pastikan sudah harus difungsikan dalam tahun ini,” tandas Tupan belum lama ini.
Salah satu penyebabnya diakui Tupan karena kucuran DAK baru untuk kelanjutan pembangunan RPH baru dikucurkan akhir bulan Juli serta ada pergeseran anggaran untuk air bersih. Setelah adanya kucuran DAK, maka akan segera merampungkan pembangunan RPH ini supaya dapat difungsikan.
“Saat ini sedang dalam proses pembangunan RPH baik IPALnya, air bersih yang ditargetkan selesai dalam waktu dekat, atau paling lambat awal 2019,” pungkasnya. (MR-02)

 

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed