by

Ringkus 5 Pengedar, BNN Sebut Maluku Pangsa Pasar Narkotika

AMBON,MRNews.com,- Hasil analisa dari peredaran narkotika saat ini, provinsi Maluku masih menjadi pangsa pasar sindikat dari bandar narkoba untuk peredaran barang haram tersebut.

Terbukti, sejak November hingga pertengah Desember ini, empat (4) kasus peredaran narkoba dengan 5 tersangka berhasil digagalkan lewat joint operation yaitu tersangka RP alias RR, RB alias E, SS alias E inisial SR, tersangka HK dan tersangka S.

Hal itu diungkapkan kepala badan narkotika nasional (BNN) provinsi Maluku Brigjen Pol M Zainul Muttaqien kepada awak media di gedung keuangan negara (GKN) Maluku, Kamis (17/12/20).

Salah satu faktor yang menyebabkan Maluku masih menjadi sasaran peredaran narkotika diakui Zainul karena tingginya harga jual. Dimana narkotika jenis Shabu per gram dijual seharga Rp 3,5 juta di Maluku. Dibandingkan dengan Jakarta, hanya berkisar Rp 1-1,5 juta per gram.

“Dalam waktu sebulan lebih, kami berhasil mengungkap narkotika golongan 1 jenis tanaman tembakau gorila sebanyak 100 gram dan narkotika golongan 2 jenis Shabu sebanyak 250 gram. Artinya jika dikalkulasi, lebih dari 1250 warga Maluku terselamatkan dari bahaya penyalahgunaan narkoba,” bebernya.

Sesuai pangsa pasar sebutnya, jika dikalkulasi sesuai nilainya maka total penggagalan dalam peredaran narkotika ini sebesar Rp 875 juta lebih, dengan 5 orang tersangka, 1 diantarnaya perempuan. Seluruh tersangka ditangkap pada waktu dan lokasi berbeda-beda.

Sebelumnya tambah dia, beberapa kasus narkotika jenis tembakau gorila sebanyak 152 gram dan Shabu 200 gram dengan 6 tersangka 1 diantaranya perempuan juga berhasil diungkap. Yang secara total dalam sebulan lebih terakhir Rp 1,575 miliar lebih berhasil diselamatkan.

“Ini semua bukan hanya kerja BNN saja melainkan sinergitas dan kerjasama dengan Polda Maluku, Kodam XVI Pattimura, Lanud Pattimura, Kanwil Bea Cukai Maluku dan PT Angkasa Pura. Kita tidak akan berpuas diri. Sebab tujuannya bagaimana tidak ada lagi peredaran gelap narkotika di Maluku,” pungkasnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed