Ribuan Orang Antar Kepergian Almarhumah Ibu Iffah Syarif

AMBON,MRNews.com,- Ribuan orang dari berbagai kalangan termasuk masyarakat kota Ambon mengantar kepergian untuk terakhir kalinya jenazah almarhumah Iffah Karlina Syarif (55), istri Wakil Walikota Ambon untuk dimakamkan di TPU Kebun Cengkeh, Negeri Batu Merah, Kamis (13/6/19). Bahkan para guru, siswa/siswi SD-SMP dan ASN turut menjadi pagar hidup di jalan. 

Semua Itu menunjukkan, betapa almarhumah semasa hidup begitu baik, ramah, santun dan rendah hati serta diterima siapapun. Mereka pun ikut menyambut jenazah di bandara internasional Pattimura, Ambon yang tiba dari Belanda dan bersama dalam iringan menuju ke rumah duka di Galunggung, sampai prosesi sholat jenazah selesai. 

Airmata duka pun tak terbendung mengalir dari keluarga dan kerabat dekat terutama suami almarhumah, Syarif Hadler dan ketiga anaknya sedari jenazah tiba, berada di rumah duka hingga ke TPU Kebun Cengkeh, lokasi almarhumah dimakamkan. 

Beberapa yang ikut hadir di momen kedukaan itu diantaranya Sekretaris Daerah Maluku, Hamin Bin Thahir bersama forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Maluku, pimpinan dan anggota DPRD Maluku, mantan Wakil Gubernur Maluku Zeth Sahuburua, pimpinan perguruan tinggi di Maluku, pimpinan umat beragama Maluku, pimpinan partai politik di Maluku, Walikota Ambon Richard Louhenapessy dan istri, Forkopimda kota Ambon, Sekretaris Kota A.G. Latuheru, pimpinan dan anggota DPRD Kota Ambon serta pimpinan BUMN/BUMD/swasta. 

Walikota Ambon memimpin pelepasan dan penyerahan jenazah oleh pemerintah kota (Pemkot) kepada keluarga yang diterima perwakilan, Ustad Bakri Assyatri, sekaligus memberi penghormatan terakhir. 

“Kita, seluruh masyarakat kota Ambon kehilangan perempuan hebat yang telah terbujur kaku, Ibu Iffah Karlina Syarif. Perempuan luar biasa yang sederhana, rendah hati dan bersahaja. Selalu mendukung, mendampingi, menjadi penopang buat pa Syarif dalam keadaan apapun baik saat susah, senang, sedih, jatuh bangun, dicaci maki, difitnah, menjadi korban penghianatan. Semua itulah yang sulit terlupakan dan jadi kenangan abadi. Sebab kematian tidak akan pernah membunuh ingatan kita dari perbuatan baik yang dilakukan,” ujar Walikota.

Kepribadian almarhumah selama hidup diakuinya, sesuai dengan filosofis, dibalik kesuksesan seorang pria terhadap wanita sukses nan tangguh dan itu adalah almarhuma. Tentu budi baik itu akan dikenang sebab semua orang adalah milik Allah dan pada akhirnya akan kembali ke sisiNya.

“Kesan almarhumah pribadi paling baik terungkap dari semua orang, yang kenal langsung maupun tidak, sesaat dan dalam waktu lama. Terbukti saat saya menyampaikan Ambon berduka lewat video confrence, kemudian ucapan duka berdatangan lewat pesan singkat dan media sosial yang menyatakan almarhumah orang baik,” ungkapnya.

Mewakili keluarga, Ust. Bakri katakan, pihaknya bersyukur karena semua orang ikut dan merasakan dukacita atas kepergian almarhumah. Ini juga memberi kekuatan dan topangan bagi keluarga terutama suami dan anak-anak agar tegar hadapi cobaan ini “Duka Ambon adalah duka kami, duka kami, duka Ambon. Semoga budi baik dan pribadi almarhumah yang tenang, baik dan santun selalu dikenang,” tukasnya. (MR-02)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *