Respons Gubernur, Utut : Kejuaraan Internasional Catur Tahun Depan di Maluku

AMBON,MRNews.com,- Gubernur Maluku Murad Ismail mengusulkan kepada PB Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) agar dapat memberikan kepercayaan kepada provinsi Maluku untuk melaksanakan kejuaraan internasional catur. Dengan tujuan mempromosikan Maluku dan menjual pariwisata serta keunggulan tanah raja-raja ke peserta internasional yang akan datang.

“Saya usul ke PB Percasi, kejuaraan internasional dibikin di Maluku. Tujuannya agar kita bisa jual pariwisata, dan keunggulan Maluku lainnya. Secara khusus kepada peserta yang datang dari negara-negara luar. Kegiatan apapun yang dibikin di Maluku saya siap bantu dan dukung, termasuk kegiatan olahraga catur. Sebab semua ini demi kemajuan Maluku. Maluku kaya sumber daya alam, sekarang waktunya kita promosi ke dunia internasional,” pinta Gubernur saat hadiri pembukaan Kejurnas Catur se-Indonesia ke-48 dan Rakernas Percasi ke-41 di Islamic Center Waihaong, Jumat (25/10/19).

Merespons permintaan Gubernur itu, ketua umum PB Percasi GM Utut Adianto langsung menyanggupinya. “Karena diminta langsung pa Gubernur yang artinya siap mendukung dan membantu Percasi, saya sanggupi. Sebagai pemegang otoritas organisasi catur di Indonesia, kita akan buat kejuaraan internasional di Maluku tahun depan. Kita akan upayakan hal ini dapat respons positif dari organisasi catur negara-negara luar,” tukas Utut disambut tepuk tangan.

Terkait Kejurnas Catur ke-48 di Ambon Maluku pada 25-31 Oktober, diakui Utut adalah merupakan permintaannya kepada ketua Percasi Maluku Edwin Huwae saat pelantikan tahun lalu dan terwujud. Tentu bisa terjadi berkat dukungan pemerintah provinsi dan KONI. Sebab terakhir kejurnas catur di Maluku tahun 1995 atau 24 tahun silam. Karenanya, ingin moment itu terulang di Maluku. Keinginannya adalah dari Indonesia timur harus juga lahir pecatur handal nasional. Kegembiraan ini harus dijawab dengan prestasi. Karena masyarakat catur adalah pekerja keras, berpikir dan bermain sebaik-baiknya dengan strategi cerdas.

“Kita ingin sumber pecatur datang dari semua daerah. Saya lihat, ini Kejurnas catur yang pembukaannya sangat rapi sekali mulai dari prosesi hingga acaranya. Ini penghargaan kepada masyarakat catur. Semoga lewat Kejurnas ini bisa lahirkan pecatur hebat dan berkualitas dari Maluku dan Indonesia. Sebab sekarang grand master kita dari 10 hanya tinggal 3. Ratusan pecatur cilik juga yang akan tampil ini masa depan kita. Nantinya juara senior putra-putri akan kita kirim ke Olimpiade. Sedangkan kelompok juara yang lain ke ASIAN Games,” pungkas mantan wakil ketua DPR-RI dari PDI Perjuangan.

Diketahui, Kejurnas Catur mempertandingkan 17 nomor atau kelompok, terdiri dari Kelompok Terbuka (tanpa batasan usia), Kelompok Wanita (tanpa batasan usia), Junior A Terbuka/Putri U19 (kelahiran tahun 2000 dan sesudahnya), Junior B Terbuka/Putri U17 (kelahiran tahun 2002 dan sesudahnya), Junior C Terbuka/Putri U15 (kelahiran tahun 2004 dan sesudahnya), Junior D Terbuka/Putri U13 (kelahiran tahun 2006 dan sesudahnya), Junior E Terbuka/Putri U11 (kelahiran tahun 2008 dan sesudahnya), Junior F Terbuka/Putri U9 (kelahiran tahun 2010 dan sesudahnya), Junior G Terbuka/Putri U7 (kelahiran tahun 2012 dan sesudahnya), Kelompok Veteran U55 (kelahiran tahun 1964 dan sebelumnya). (MR-02)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *