by

Reses di Leihitu, Hurasan Dengar Keluhan Warga

AMBON,MRNews,com.- Masa reses bagi seluruh Anggota DPRD Provinsi Maluku untuk melakukan kunjungan ke daerah pemilihan (dapil) masing-masing digelar sejak 23 Desember 2019, dan akan berakhir pada 06 Januari 2020. Salah satu Anggota DPRD Provinsi Maluku yang melakukan agenda tersebut yakni Ruslan Hurasan. Dalam agenda reses kali ini, Hurasan menyempatkan diri turun ke dapilnya yakni Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), dan yang dipilihnya adalah di Kecamatan Leihitu. Di Desa Hitulama dan Hitumessing, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Malteng, Hurasan banyak menerima keluhan dari warga setempat, diantaranya soal sarana dan prasarana air bersih, sarana prasarana tangkap ikan dan pemberdayaan nelayan pesisir Hitu, serta pengembangan dan perluasan Pelabuhan Hitu, sebagai pelabuhan penyangga dari Pulau Seram. “Nah, agenda reses masa sidang 1 tahun sidang 2019 dilakukan dalam susana diskusi kopi bacarita, dan dalam susana itu, saya mendengar usulan masyarakat. Saya memang dari awal berkomitmen akan terus memperjuangkan aspirasi masyarakat di Kecamatan Leihitu atas suara masyarakat yang telah memilih kami pada pemilu 2019. Dimana, suara saya di Kecamatan Leihitu itu kurang lebih 3.000 suara. Memang ada banyak keluhan yang telah disampaikan warga kepada saya, dan tentunya sebagai wakil rakyat, saya akan memperjuangkannya,” kata Wakil Ketua Komisi IV ini saat menghubungi wartawan, di Ambon, Selasa (7/1). Hurasan mengaku, dirinya tidak hanya ke Desa Hitulama dan Hitumessing saja, tetapi juga ke Desa Negeri Lima. Di desa setempat, warga meminta untuk adanya percepatan pembangunan jalan Negeri Lima-Laha, Pembangunan sarana prasarana air bersih di Soa Nau, Pembangunan talud penahan ombak di Anhulu dan pembangunan pagar SMA Negeri Lima. “Sementara di Desa Hila Pak Camat juga berkenan hadir. Nah, warga lewat Pak Camat juga meminta untuk dibangun jalan lingkar belakang Desa Hila, dan melanjutkan proses pekerjaan jalan Hila-Hatiwe Kecil. Warga juga minta pembangunan reyol penahan longsor sepanjang 600 meter, program pemberdayaan masyarakat untuk UKM Desa Hila Tahoku, dan pembangunan kawasan pelabuhan Tahoku,” tandas Hurasan. (MR-01)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed