REPNAS Sasar Suara Milenial Maluku Untuk Jokowi-Maruf

AMBON,MRNews.com,- Relawan Pengusaha Nasional (REPNAS) melihat, salah satu wilayah yang jadi basis sebenarnya adalah Provinsi Maluku. Karena di Maluku sebagaimana diketahui yang punya generasi milenial cukup banyak dan juga menjadi pendulang kemenangan Jokowi pada Pilpres 2014 lalu. Makanya karena menjadi salah satu basis sehingga harus diperhatikan lebih baik dan terus berupaya menyasar suara generasi milenial untuk Jokowi-Maruf Amin pada Pipres 2019 mendatang.

Ketua Umum REPNAS, Eka Sastra mengaku, pengurus REPNAS pusat sangat bangga dan bersyukur melihat antusiasme generasi milenial yang sangat banyak di Maluku untuk hadiri pada deklarasi dan bastori milenial. Harapannya, adalah anak-anak muda milenial ini terlibat dalam politik dan juga dalam politik yang mengabarkan tentang kebaikan, politik positif, sebagaimana istilah REPNAS.

“Kita kemarin sudah sempat Raker dan berdiskusi dengan beberapa relawan karena ada beberapa relawan di Jokowi-Maruf Amin. Kami memang difokuskan di milenial ini karena jumlah generasi milenial sangat banyak. Kami ditugaskan bapak Presiden untuk harus menarik sebanyak-banyaknya generasi milenial untuk terlibat dalam pemenangan. Bukan cuma pemenangan, tetapi terlibat juga dalam membangun Indonesia maju,” ujar Eka disela-sela deklarasi dan bastori milenial REPNAS Maluku yang dihadiri generasi milenial dan pemuda, di Wailela Cafe, Jumat (22/2/19).

Secara nasional dalam konsolidasi pemilih milenial, diakui anggota DPR-RI itu, pihaknya sudah hampir merampungkan seluruh provinsi baik dalam bentuk deklarasi maupun kegiatan. Selain itu, REPNAS juga ada punya empat bus keliling yang sekarang berjalan dari Banten ke Jawa Barat, Sulawesi dan Sumatera pun demikian, saat ini di Medan. Cara tersebut untuk mencoba menghubungkan seluruh Indonesia dan juga memberikan semangat kepada generasi milenial agar mau terlibat dalam politik dan terlibat dalam pemahaman yang jauh lebih baik daripada anak-anak lain. Karena target REPNAS, sebagian generasi milenial akan mendukung Jokowi-Maruf Amin.

“60 persen kita ditargetkan mendapat suara milenial. Dengan persentasi itu, kemenangan dapat diraih. Karena kita lihat baik dari survey lapangan maupun media sosial, kemenangan pa Jokowi-Maruf konsisten di 58 persen dan masih ada 12 persen belum bersikap. Itu target minimal, pasti kami bisa penuhi. Nah lewat bastori milenial, selain kita mengajarkan soal politik, tetapi paling penting bagaimana banyak generasi milenial terlibat dalam bisnis, entrepreunership. Walau pemerintah sudah bekerja baik, tentu saja kita membutuhkan anak-anak muda yang tertarik masuk ke lingkungan bisnis inovatif, agar bangsa kita semakin maju dan mengejar ketertinggalan dari bangsa-bangsa lain,” ujar politisi partai Golkar itu.

Sementara itu, Ketua REPNAS Maluku, Bodewyn Mailuhu mengaku, dalam mencapai target 60 persen untuk REPNAS bagi kemenangan Jokowi-Maruf, di Maluku saat ini berada di posisi 62 persen sesuai hasil survey dan itu akan terus ditingkatkan. Pasalnya, dengan sisa waktu kurang lebih dua bulan, pihanya akan berjuang dan merangkul pemilih pemula, kaum milenial karena itu adalah tujuan REPNAS. Deklarasi dan bastori milenilal ini pula yang menjadi cara bagaimana menarik simpati pemilih pemula alias milenial.

“Pastinya. Lihat saja ini diluar ekspektasi. Ternyata teman-teman yang mau datang, ingin gabung banyak. Belum nanti kami turun ke Kabupaten/Kota. Ketua REPNAS Kabupaten/Kota dan teman-teman lain pun datang memberikan dukungan langsung. Walau kita tahu, Maluku ini kepulauan, tidak mudah dari satu kabupaten ke kota, perlu perjalanan lama, sama dengan kita naik pesawat ke Makasar, Surabaya. Tetapi mereka mau datang. Itu kesungguhan hati mereka supaya Jokowi-Maruf menang di Maluku. Kami ada juga untuk membangun Maluku kedepan dari dunia bisnis, wirausaha. Karena perjalanan kami, bukan sekarang atau besok, tapi 5, 10 atau 20 tahun mendatang. Kami adalah penerus, saatnya bersatu, menangkan Jokowi-Maruf,” tutupnya. (MR-02)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *