by

Ratusan Burung & Reptil Sitaan Berhasil Dikembalikan ke Maluku

-Maluku-99 views

AMBON,MRNews.com,- Sebanyak 75 ekor burung dan 69 ekor reptil berhasil dikembalikan ke wilayah sebaran habitat asalnya di Maluku. Satwa burung tersebut berasal dari hasil sitaan oleh petugas BBKSDA Sumatera Utara, Jawa Timur dan DKI Jakarta.

Kepala Balai KSDA Maluku Danny H. Pattipellohy menjelaskan, satwa tersebut terdiri dari jenis Kakatua Putih 3 ekor, Kakatua Tanimbar 2 ekor, Kakatua Maluku 25 ekor, Nuri Bayan 19 ekor, Nuri Maluku 16 ekor, Nuri Sayap Hitam 1 ekor, Kasturi Ternate 5 ekor dan Perkici Pelangi 4 ekor.

Sedangkan untuk reptil terdiri dari jenis Soa Layar 27 ekor dan Kadal Lidah Biru 42 ekor. Sesuai dengan prosedur yang ada, untuk jenis satwa burung telah dilakukan pengujian penyakit Avian Influenza dan penyakit lainnya yang bersifat zoonotic.

“Kami ucapkan terima kasih kepada para para pihak yang sudah membantu terlaksannya translokasi satwa endemik Kepulauan Maluku tersebut. Yang sekaligus dalam rangka peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 11 Agustus 2020,” tandas Danny dalam rilisnya yang didapat mimbarrakyatnews.com, Rabu (12/8).

Terkait pelepasliaran di habitat asli, diakui Danny, rencananya 10 ekor burung Kakatua Maluku, 9 ekor Nuri Maluku, 4 ekor Perkici Pelangi dan 69 ekor reptil jika dimungkinkan waktu pelepasliarnya akan dilaksanakan di kawasan konservasi Taman Nasional Manusela.

“Sisanya dilepasliarkan di kawasan konservasi Suaka Alam (SA) Gunung Sahuwai yang berada di Kabupaten Seram Bagian Barat,” urai Danny.

Sementara Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati Indra Exploitasia mengaku, satwa hasil sitaan BBKSDA Sumatera Utara sebanyak 14 ekor burung diterbangkan ke Maluku menggunakan pesawat Garuda Indonesia dari Medan transit di Jakarta.

Selama transit, 14 burung tersebut dilakukan pemeriksaan kesehatan di terminal kargo oleh dokter hewan dari BKSDA DKI Jakarta dan selanjutnya bersama satwa sitaan yang dititipkan di Pusat Penyematan Satwa (PPS) Tegalalur sebanyak 86 satwa reptile dan aves diterbangkan ke Ambon menggunakan pesawat Garuda Indonesia.

“Bersamaan waktunya, 44 ekor satwa burung asal Maluku hasil sitaan BBKSDA Jawa Timur juga diterbangkan ke Ambon dengan pesawat Lion Air. Setiba di Bandara Pattimura Ambon satwa-satwa itu langsung dicek kesehatan oleh petugas Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Ambon dan petugas BKSDA Maluku. Satwa yang secara medis dan perilaku dinyatakan layak akan segera dilakukan pelepasliaran,” jelasnya.

Pihaknya kata Indra, terus berkomitmen melakukan penyelamatan satwa liar yang menjadi korban kegiatan ilegal seperti perburuan dan perdagangan ilegal.

“Maka satwa hasil sitaan itu harus segera dikembalikan ke asalnya untuk dilepasliarkan agar sifat liarnya tidak hilang dan keseimbangan ekosistem dihabitatnya tetap terjaga,” harapnya. (MR-02)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed