by

Rasionalisasi & Penyegaran, Walikota Rombak Pejabat Eselon III-IV

-Kota Ambon-46 views
AMBON,MRNews.com,- Dalam rangka rasionalisasi dan memberikan penyegaran bagi pelayanan masyarakat di kota Ambon, Walikota Ambon melakukan perombakan terhadap sejumlah jajaran pejabat struktural eselon III dan IV Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon. Perombakan ini sekaligus dengan pelantikan yang berlangsung di Paparisa Desa Amahusu, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Rabu (3/10/18).
Pelantikan dilakukan berdasarkan surat keputusan Walikota Ambon Nomor 406 tahun 2018 tentang pemberhentian dan pengangkatan pegawai negeri sipil dari dalam dan jabatan administratif dan jabatan pengawas di lingkungan Pemkot Ambon.
“Perombakan yang ditindaklanjuti dengan pelantikan pejabat eselon III dan IV dalam jajaran Pemkot Ambon ini semata-mata untuk rasionalisasi sekaligus penyegaran dalam tugas pelayanan publik dan penyelenggaraan pemerintahan,” tandas Walikota Ambon, Richard Louhenapessy dalam sambutannya sebelum pelantikan.
Dalam kesempatan tersebut, Walikota melantik Camat, Sekretaris Camat, Lurah dan sejumlah kepala seksi di tingkat kecamatan. Selain itu, dirinya juga melantik Kepala Bagian Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) yang diakui merupakan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru dalam lingkup Pemerintah Kota Ambon.
“Khusus soal Kesbangpol, ini OPD baru yang dibentuk, sehingga perlu saya melantik kepala Kesbangpol. Nanti dalam waktu dekat, kita lengkapi dengan kepala sub bagian (Kasubag) dan staf yang lain,” ujar Louhenapessy.
Sedangkan sebagian besar lurah yang baru diangkat sumpah dan dilantik ini diakui Walikota, merupakan lulusan dari Insititut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Namun ada juga lurah dilantik berdasarkan pengalaman dan kinerja baik selama ini. Karena itu diharapkan, bukan saja para lurah tetapi juga semua pejabat yang dilantik dapat bekerja sebaik-baiknya dan lebih utama membuat langkah-langkah inovasi bagi pengembangan instansi masing-masing yang dipimpin.
“Menyangkut lurah ini, saya berharap sungguh seluruh lulusan IPDN difungsikan menjadi lurah, kecuali kalau ada yang tidak bisa lagi. Memang saudara-saudara lurah dominan dari IPDN, sekolah untuk menjadi pamong. Sehingga saya harap, saudara coba mulai mengimplementasikan apa yang saudara belajar di kampus dengan bidang tugas yang baru. Para lurah lulusan IPDN, saya minta betul-betul saudara ambil langkah-langkah inovatif. Diutamakan kinerja sudara, kerja-kerja. Jangan berpikir apa-apa untuk itu, saudara kerja saja,” harap Walikota. (MR-02)

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed